Bocah Tewas dari Lantai 6 Apartemen, Diduga Akibat Luput Pengawasan Orang Tua
Minggu, 09 Februari 2020 - 15:45 WIB
Bocah Tewas dari Lantai 6 Apartemen, Diduga Akibat Luput Pengawasan Orang Tua
A
A
A
JAKARTA - Seorang bocah terjatuh dari lantai enam sebuah apartemen di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Korban diduga luput pengawasan orang tua sehingga terjatuh dan tewas seketika di lokasi.
Kapolsek Cilandak Kompol M Marbun mengatakan, korban bernama Zepanik Carina Claproth (6) ditemukan tewas di lokasi oleh sang ayah. Korban yang ditemukan terjatuh di taman samping apartemen sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak tertolong.
Dari pemeriksaan terhadap ayah korban, Arya Satria Claport, inisiden tersebut terjadi pada Jumat (7/2) sekitar pukul 21.30 WIB. Sang ayah sedang bekerja dengan laptop di apartemennya dengan menggunakan headset. “Sempat melihat korban sedang bermain sehingga ayahnya tidak khawatir,” ucap Marbun, Minggu (9/2/2020).
Setelah beberapa saat, Arya tidak melihat anaknya kemudian mengecek pintu apartemen masih terkunci. Sang ayah lalu mencari ke bawah dan bertanya ke petugas keamanan.
Karena tidak menemukan korban Arya kemudian melihat ke balkon dan melongok ke bawah saat itu melihat korban tergeletak di taman samping apartemen. Dia kemudian turun ke taman tempat korban jatuh. “Dia sempat menggendong korban ke mobil untuk dibawa ke Rumah Sakit Mayapada dan di rumah sakit korban diketahui telah meninggal dunia,” ujar kapolsek.
Jenazah dimakamkan di TPU Tanah Kusir. Petugas Polsek Cilandak masih memeriksa saksi-saksi untuk memastikan kematian korban. Sementara, hasil visum korban telah diterima penyidik dan lokasi masih ditutup police line.
Kapolsek Cilandak Kompol M Marbun mengatakan, korban bernama Zepanik Carina Claproth (6) ditemukan tewas di lokasi oleh sang ayah. Korban yang ditemukan terjatuh di taman samping apartemen sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak tertolong.
Dari pemeriksaan terhadap ayah korban, Arya Satria Claport, inisiden tersebut terjadi pada Jumat (7/2) sekitar pukul 21.30 WIB. Sang ayah sedang bekerja dengan laptop di apartemennya dengan menggunakan headset. “Sempat melihat korban sedang bermain sehingga ayahnya tidak khawatir,” ucap Marbun, Minggu (9/2/2020).
Setelah beberapa saat, Arya tidak melihat anaknya kemudian mengecek pintu apartemen masih terkunci. Sang ayah lalu mencari ke bawah dan bertanya ke petugas keamanan.
Karena tidak menemukan korban Arya kemudian melihat ke balkon dan melongok ke bawah saat itu melihat korban tergeletak di taman samping apartemen. Dia kemudian turun ke taman tempat korban jatuh. “Dia sempat menggendong korban ke mobil untuk dibawa ke Rumah Sakit Mayapada dan di rumah sakit korban diketahui telah meninggal dunia,” ujar kapolsek.
Jenazah dimakamkan di TPU Tanah Kusir. Petugas Polsek Cilandak masih memeriksa saksi-saksi untuk memastikan kematian korban. Sementara, hasil visum korban telah diterima penyidik dan lokasi masih ditutup police line.
(jon)