14 Hari Diobservasi di Natuna, 243 WNI Dapat Layanan Ini

Minggu, 02 Februari 2020 - 19:36 WIB
14 Hari Diobservasi...
14 Hari Diobservasi di Natuna, 243 WNI Dapat Layanan Ini
A A A
JAKARTA - Sebanyak 243 Warga Negara Indonesia (WNI) yang kini menjalani karantina selama dua pekan di rumah sakit darurat di Hanggar Bandara Raden Sadjad, Natuna mendapat sejumlah layanan agar tidak stres.

Mereka bakal menjalani observasi selama 14 hari setelah dipulangkan dari Wuhan, China. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto ada serangkaian kegiatan yang bisa dilakukan 243 WNI selama menjalani observasi dan tinggal di tenda karantina. (Baca juga: Alasan Keluarga dan Kesehatan, Tujuh WNI Tetap Tinggal di China)
14 Hari Diobservasi di Natuna, 243 WNI Dapat Layanan Ini

Sejumlah fasilitas pun telah disiapkan. "Fasilitas yang disediakan ada televisi, pendingin ruangan, ada meja untuk cengkrama dan modul untuk main, diskusi. Kita pastikan mereka tidak boleh stres," kata Terawan dikutip dari iNews TV, Minggu (2/2/2020). Selain itu ruang gawat darurat, ruang perawatan isolasi yang terdiri lima hingga 10 tenda.

Komandan Kompi RS Isolasi dr Trisno Hendarsyah menambahkan, WNI dari Wuhan saat tiba di Hanggar Bandara Raden Sadjad Natuna dipastikan sehat. Selama menjalani observasi, nutrisi yang dibutuhkan WNI dari Wuhan harus dipenuhi untuk menjaga imunitas. "Kita akan mencukupi kebutuhan nutrisinya dan mengisi hari-harinya dengan olahraga untuk menjaga kesehatan," kata Trisno. (Baca juga: WNI Tiba di Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad Natuna dari Hang Nadim Batam)

Observasi dilakukan selama 14 hari karena virus Corona mampu bertahan selama 7 hari saja. "Setiap dua kali sehari dilakukan pemeriksaan. Jika ada yang sakit di antara mereka, kita akan masukan ke rumah sakit isolasi," katanya.

Trisno menambahkan, 243 WNI dipastikan aman dan skrining kesehatan dilakukan secara ketat. Tim medis dari berbagai kalangan pun ikut membantu proses observasi pencegahan virus korona. "Pertama kita akan lakukan skrining suhu badan, serta dibantu tim kesehatan Kepulauan Riau menyemprotkan desinfektan di hanggar," katanya.

Observasi akan ditangani sebanyak 72 personel tim medis. Mereka terbagi dalam 37 tim kesehatan rumah sakit lapangan, 8 dokter spesialis, 12 tim kantor kesehatan pelabuhan serta 14 orang kompi. Selain itu, tim dari TNI ikut mendukung proses observasi ditambah tim logistik.

Diketahui, 243 WNI yang dikarantina tersebut terdiri dari 237 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, 1 WNA (suami WNI), serta 5 anggota Tim Aju KBRI Beijing. Setelah observasi di Natuna selesai dilakukan, rencananya mereka akan segera dikembalikan ke daerah asal masing-masing.
(shf)
Berita Terkait
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
WHO: Pasar Wuhan Punya...
WHO: Pasar Wuhan Punya Peran dalam Wabah Virus Corona
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Wuhan Sudah Tes Virus...
Wuhan Sudah Tes Virus Corona untuk 3 Juta Warga Sejak April
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
16 menit yang lalu
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
9 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
9 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
9 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
10 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
12 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved