Bakal Sibuk, Rangkasbitung Akan Jadi Stasiun Sentral di Banten

Kamis, 30 Januari 2020 - 21:33 WIB
Bakal Sibuk, Rangkasbitung...
Bakal Sibuk, Rangkasbitung Akan Jadi Stasiun Sentral di Banten
A A A
LEBAK - Stasiun Rangkasbitung, Lebak, Banten akan menjadi hub atau stasiun sentral di Banten. Nantinya, Stasiun Rangkasbitung melayani pemberhentian KRL Commuter Line, kereta api lokal Rangkas-Merak dan Rangkas-Labuan.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Maruf Amin saat meninjau korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Lebak, Banten. Kamis (30/1/2020).

"Sehingga nantinya Rangkasbitung, jadi hub (stasiun sentral) nya untuk ke Jakarta, Merak dan Labuan. Ini suatu kemajuan," kata Maruf Amin kepada wartawan di Pendopo Bupati Lebak.

Saat ini, PT Kereta Api Indonesia sedang melakukan reaktivasi kereta api Rangkasbitung-Labuan dan memperbaiki rel dari Rangkasbitung-Merak. Langkah itu diapresiasi Maruf Amin karena dapat mendukung sektor pariwisata dan perekonomian di Provinsi Banten.

"Dan saya juga mendapat informasi tentang rencana pembangunan jalan kereta api, dari Rangkasbitung ke Labuan yang sudah dimulai. Kemudian akan revitalisasi kereta api ke Merak, dengan memperkuat relnya dan menambah frekuensinya," ujarnya.

Apalagi, selain kereta api, pemerintah juga sedang membangun infrastruktur jalan tol Serang-Panimbang guna meningkatkan ekonomi masyarakat di Banten Selatan. "Di samping itu juga, komunikasi infrastruktur jalan, selain jalan tol Serang ke Panimbang, kemudian jalan ke selatan dan lain-lainnya," tandasnya.

Hari ini, selain mengunjungi korban banjir di di Aula Jenderal Sudirman Dodiklatpur, Rindam III Siliwangi, Lebak. Maruf Amin juga meninjau jalur Kereta Api dari Stasiun Rangkasbitung ke Serang menggunakan kereta inspeksi 4.

Mantan Rais Aam PBNU itu juga turut didamping Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutana Ki kon Siti Nurbaya Bakar, serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo.
(nag)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Kereta Bandara Soetta...
Kereta Bandara Soetta Mulai Beroperasi 1 Juli 2020
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
31 menit yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
53 menit yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
1 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
1 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
1 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
1 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved