Anies Beberkan Penyebab Underpass Kemayoran Kerap Banjir, Berikut Solusinya

Senin, 27 Januari 2020 - 06:07 WIB
Anies Beberkan Penyebab...
Anies Beberkan Penyebab Underpass Kemayoran Kerap Banjir, Berikut Solusinya
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Underpass Kemayoran yang sempat terendam banjir pada Jumat 24 Januari 2020 lalu. Pemprov DKI akan segera mencari solusi terbaik guna mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.

"Tadi kita lihat situasi di sekitar sini. Tim dari DKI akan berbicara dengan PPK Kemayoran untuk mencari solusi permanen. Karena peristiwa ini terjadi berulang-ulang, setiap tahun, selalu terjadi," kata Anies saat meninjau Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020) malam.

Anies mengatakan, penyebab banjir Underpass Kemayoran akibat saluran air yang tidak baik. Sebab seluruh air yang dipompa dilarikan ke Underpass Kemayoran. (Baca juga: Tidak Ada Pembuangan, Ketinggian Banjir di Underpass Kemayoran Capai 6 Meter)

"Karena diperhatikan di sini, bukan saja air hujan yang turun ke sini, tapi juga banyak tempat-tempat yang memompa air dari lingkungannya dialirkan ke jalan. Dari Jalan kemudian berujung ke tempat ini. Jadi kita perlu bicara bersama untuk mengatur drainase di kawasan ini supaya tidak terulang lagi," kata Anies.

Mantan Menteri Pendidikan itu menegaskan, Pemprov DKI bakal bertanggung jawab penuh terhadap daerah yang menjadi wewenangnya. (Baca juga: Underpass Penghubung Jakarta Pusat dan Utara Tergenang Banjir Setinggi 5 Meter)

"Saya bertanggung jawab atas seluruh kawasan Jakarta, maka saya tuntaskan tanggung jawab itu dan malam hari ini selesai. Jadi tidak perlu bicara siapa dan lain-lain. Gubernur DKI Jakarta mengerahkan semua sumber daya yang ada di dirinya untuk memastikan kawasan ini terbebas dari genangan air," tegasnya.

Anies memastikan akan melakukan penanganan terbaik terhadap wilayah yang terdampak oleh genangan air, baik itu lingkungan permukiman atau akases jalan. (Baca juga: Menteri PUPR Sebut Drainase di Underpass Kemayoran Perlu Dimodifikasi)

"Ada perkampungan, rumah-rumah yang tergenang, kita sedot kok. Kita bantu untuk menyedot, seperti juga sekarang. Kita bantu juga menyedot. Jadi tidak usah kata bantu itu diperpanjang. Kita membantu di mana saja, di mana saja. Warga tergenang kita bantu, kawasan lingkungan kita bantu. Ini semua adalah berada di wilayah DKI Jakarta, karena itu pemprov mengerahkan semua sumber daya," tukasnya.
(thm)
Berita Terkait
11 Pintu Air di Jabodetabek...
11 Pintu Air di Jabodetabek Masih Siaga 4
BMKG Ingatkan Banjir...
BMKG Ingatkan Banjir 5 Tahunan Jabodetabek Bisa Lebih Singkat Jadi 3 Tahunan
Banjir Kiriman Rendam...
Banjir Kiriman Rendam Kembangan Jakbar, Ketinggian Air 50 Cm
Jantung Nasional Dikepung...
Jantung Nasional Dikepung Banjir, Menko PMK: Jangan Sampai Merembet ke Masalah Politik
Update Banjir Jakarta...
Update Banjir Jakarta Pagi Ini: 16 RT dan 2 Jalan Masih Terendam, Ratusan Warga Masih Mengungsi
Wujud Negara Hadir,...
Wujud Negara Hadir, Personel TNI-Polri Bantu Korban Banjir
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Mutiara Annisa Baswedan,...
Mutiara Annisa Baswedan, Putri Anies yang Raih Beasiswa LPDP ke Harvard
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved