Dinilai Tak Wajar, DPR Minta PLN Segera Atasi Pemadaman Listrik di Kalsel

Rabu, 22 Januari 2020 - 09:01 WIB
Dinilai Tak Wajar, DPR...
Dinilai Tak Wajar, DPR Minta PLN Segera Atasi Pemadaman Listrik di Kalsel
A A A
BANJARMASIN - Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan dikeluhkan masyarakat. Pemadaman yang kerap terjadi dinilai sudah tidak wajar. Anggota Komisi V DPR RI M Rifqinizamy Karsayuda mengatakan, pemadaman listrik di wilayah Kalsel yang merupakan daerah pemilihannya sangat merugikan masyarakat. (Baca: Warga Pamenang Keluhkan Sering Padamnya Listrik di Wilayahnya)

"Seperti yang terjadi pada 19 Januari 2020 lalu, pemadaman tersebut telah dianggap di luar kewajaran dan berdampak luas pada kerugian masyarakat Kalsel secara ekonomi dan sosial," katanya di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Karena itu, polikus PDIP ini meminta kepada PT PLN (Persero) untuk mengklarifikasi penyebab adanya pemadaman listrik di wilayah Kalsel pada 19 Januari 2020 lalu, serta meminta agar menjadikan persitiwa teraebut sebagai “pintu masuk” evaluasi dan tindakan perbaikan, serta penyelesaian persoalan "byar-pet" di Kalsel yang telah berlangsung berpuluh tahun.

Rifqi menegaskan, mengacu pada Pasal 2 ayat (2) UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, disebutkan bahwa pembangunan ketenagalistrikan bertujuan untuk menjamin ketersediaan tenaga listrik dalam jumlah yang cukup, kualitas yang baik, dan harga yang wajar dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

"Karenanya kami mengingatkan kepada Dirut PT PLN agar mempedomani ketentuan di atas sebagai ikhtiar kita bersama menghadirkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat melalui penyediaan ketenagalistrikan yang baik dan berkualitas," katanya.

Rifqi mendesak Dirut beserta seluruh jajaran PT PLN (Persero) untuk melakukan inventarisasi dan segera menyelesaikan kompensasi atas kerugian gangguan listrik di Kalsel pada 19 Januari 2020 lalu.

"Sebagai wakil rakyat Kalsel di lembaga DPR RI, saya berharap dapat menyelesaikan persoalan ketenagalistrikan di Kalsel secara bersama-sama dengan pihak Pemerintah, termasuk PT PLN (Persero) di dalamnya. Kami akan berupaya menjadi mediator dengan seluruh stakeholder untuk mencari jalan keluar yang terbaik bagi rakyat Kalimantan Selatan," ungkapnya.

Pihaknya berharap segera ada perbaikan dan solusi yang konkret, baik dalam jangka pendek, menengah dan panjang dari pihak PT PLN (Persero). Keluhan yang dia sampaikan juga ditembuskan kepada Ketua DPR RI, Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
(sms)
Berita Terkait
PLN Ungkap Penyebab...
PLN Ungkap Penyebab Listrik Padam Seharian di Kalimantan
PLN Pastikan Listrik...
PLN Pastikan Listrik Jakarta Selatan Sudah Nyala Seluruhnya
Krisis Semakin Parah,...
Krisis Semakin Parah, Listrik Padam di Seluruh Lebanon
PJB Luncurkan RE-FORGE,...
PJB Luncurkan RE-FORGE, Solusi Tata Kelola Pembangkit di Indonesia
Sub Sistem Gardu Induk...
Sub Sistem Gardu Induk Ungaran Sudah Kembali Normal 100%
Aliran Listrik di Sebagian...
Aliran Listrik di Sebagian Sumatera Padam Akibat Gangguan Transmisi SUTT Lubuk Linggau-Lahat
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
3 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
3 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
4 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
10 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
10 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
12 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved