Polisi Beberkan Pemicu Bentrok Dua Ormas di Bogor
Senin, 20 Januari 2020 - 18:29 WIB
Polisi Beberkan Pemicu Bentrok Dua Ormas di Bogor
A
A
A
BOGOR - Bentrokan dua kelompok organisasi massa (ormas) di Kota Bogor, Senin (20/01/2020) siang ternyata dipicu akibat perusakan sebuah posko ormas di Bojonggede, Kabupaten Bogor yang terjadi pada Minggu 19 Januari 2020.
Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser dalam keterangan persnya di Mapolresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (20/01/2020) petang.
"Pemicunya keributan, informasi yang kita dapat di wilayah Bojonggede, salah satu ormas, yakni Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Banten merusak merusak pos Pemuda Pancasila (PP) sempat didamaikan disana. Namun entah kenapa, di Bogor Kota, motor anggota ormas BPKB dirusak dan dibakar oleh PP sehingga menimbulkan saling serang seperti kejadian tadi siang," kata Kombes Pol Hendri Fiuser, di Mapolresta Bogor Kota, Senin (20/01/2020)
Padahal, lanjut dia, pihaknya sudah mengantisipasi potensi bentrok susulan paska pembakaran di depan Apartemennya Bogor Valley, Jalan Sholeh Iskandar, Kedungbadak, Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (20/01/2020) dini hari.
"Pagi ini sudah kita antisipasi dan kita mediasi namun karena infonya sudah berkembang masing-masing anggota kemudian berdatangan dari Bekasi-Tangerang, Depok dari Ciomas kita antisipasi dan kita sekat," ujarnya. (Baca juga: Bentrok Dua Kelompok Massa di Bogor, Lima Motor dan Satu Mobil Rusak )
Bahkan, di satu titik, lanjut Kombes Pol Hendri mereka bertemu akibatnya keributan tak terhindarkan di Simpang Yasmin, Tanah Sareal dan Pasir Kuda, Bogor Barat. "Padahal itu pun sudah berhasil kita halau. Tapi Alhamdulillah saat ini situasi tempat keributan sudah kondusif dan arus lalu lintas sudah kembali lancar, karena massa kedua kelompok sudah membubarkan diri," ungkapnya.
Kepolisian mengimbau masyarakat Kota Bogor tidak perlu takut karena situasi sudah terkendali. Tidak ada lagi keributan antar ormas. Semua sudah diatasi dan tak ada korban jiwa. Sedikitnya lima sepeda motor di Yasmin dan satu unit mobil di Pasir Kuda, dalam kondisi rusak.
"Imbauan dari kami, masing masing ormas lebih tertib karena bagaiamanapun juga pendirian ormas ini untuk membantu pemerintah daerah dalam kegiatan kemasyarakatan yang positif," tuturnya.
Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser dalam keterangan persnya di Mapolresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (20/01/2020) petang.
"Pemicunya keributan, informasi yang kita dapat di wilayah Bojonggede, salah satu ormas, yakni Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Banten merusak merusak pos Pemuda Pancasila (PP) sempat didamaikan disana. Namun entah kenapa, di Bogor Kota, motor anggota ormas BPKB dirusak dan dibakar oleh PP sehingga menimbulkan saling serang seperti kejadian tadi siang," kata Kombes Pol Hendri Fiuser, di Mapolresta Bogor Kota, Senin (20/01/2020)
Padahal, lanjut dia, pihaknya sudah mengantisipasi potensi bentrok susulan paska pembakaran di depan Apartemennya Bogor Valley, Jalan Sholeh Iskandar, Kedungbadak, Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (20/01/2020) dini hari.
"Pagi ini sudah kita antisipasi dan kita mediasi namun karena infonya sudah berkembang masing-masing anggota kemudian berdatangan dari Bekasi-Tangerang, Depok dari Ciomas kita antisipasi dan kita sekat," ujarnya. (Baca juga: Bentrok Dua Kelompok Massa di Bogor, Lima Motor dan Satu Mobil Rusak )
Bahkan, di satu titik, lanjut Kombes Pol Hendri mereka bertemu akibatnya keributan tak terhindarkan di Simpang Yasmin, Tanah Sareal dan Pasir Kuda, Bogor Barat. "Padahal itu pun sudah berhasil kita halau. Tapi Alhamdulillah saat ini situasi tempat keributan sudah kondusif dan arus lalu lintas sudah kembali lancar, karena massa kedua kelompok sudah membubarkan diri," ungkapnya.
Kepolisian mengimbau masyarakat Kota Bogor tidak perlu takut karena situasi sudah terkendali. Tidak ada lagi keributan antar ormas. Semua sudah diatasi dan tak ada korban jiwa. Sedikitnya lima sepeda motor di Yasmin dan satu unit mobil di Pasir Kuda, dalam kondisi rusak.
"Imbauan dari kami, masing masing ormas lebih tertib karena bagaiamanapun juga pendirian ormas ini untuk membantu pemerintah daerah dalam kegiatan kemasyarakatan yang positif," tuturnya.
(dam)