Kemensos Tebar Rp15 Miliar bagi Korban Bencana Jabodetabek-Banten
Jum'at, 10 Januari 2020 - 17:05 WIB
Kemensos Tebar Rp15 Miliar bagi Korban Bencana Jabodetabek-Banten
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan kepada korban banjir dan longsor Jabodetabek-Banten sebesar Rp15 miliar. Bantuan itu untuk memenuhi kebutuhan warga korban bencana. "Saat ini nilai bantuan dan santunan yang kami berikan selama 2 minggu mencapai Rp15 miliar," ujar Menteri Sosial Juliari P Batubara di Gedung Kencana Kemensos, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2020).
Pengadaan barang yang disalurkan Kemensos merupakan dana pengadaan pada 2019. Menurut dia, bantuan segera digelontorkan untuk korban bencana di awal tahun ini. "Itu merupakan stok akhir tahun. Tentunya tahun ini akan ada pengadaan lagi. Jadi akan naik lagi kuantitas maupun nilainya," tuturnya.
Menurut Juliari, pengadaan barang pada tahun ini masih dikaji. Namun, dia memperkirakan jumlahnya akan lebih besar dibanding tahun lalu dimana stok ketersediaan bantuan pada tahun lalu senilai Rp22 miliar. "Bantuan yang diberikan antara lain makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk, mi instan, tenda gulung, peralatan dapur, selimut, kasur, tenda, dan lainnya," ujarnya.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 9 Januari 2020, banjir yang melanda Jabodetabek dan Lebak pada awal tahun mengakibatkan korban sebanyak 61 jiwa. Para ahli waris menerima santunan dari Kemensos sebesar Rp15 juta per orang sehingga total santunan terestimasi mencapai Rp915 juta. Sedangkan, total pengungsi mencapai 19.801 jiwa. Banjir juga menyebabkan 3.245 rumah mengalami kerusakan.
Pengadaan barang yang disalurkan Kemensos merupakan dana pengadaan pada 2019. Menurut dia, bantuan segera digelontorkan untuk korban bencana di awal tahun ini. "Itu merupakan stok akhir tahun. Tentunya tahun ini akan ada pengadaan lagi. Jadi akan naik lagi kuantitas maupun nilainya," tuturnya.
Menurut Juliari, pengadaan barang pada tahun ini masih dikaji. Namun, dia memperkirakan jumlahnya akan lebih besar dibanding tahun lalu dimana stok ketersediaan bantuan pada tahun lalu senilai Rp22 miliar. "Bantuan yang diberikan antara lain makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk, mi instan, tenda gulung, peralatan dapur, selimut, kasur, tenda, dan lainnya," ujarnya.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 9 Januari 2020, banjir yang melanda Jabodetabek dan Lebak pada awal tahun mengakibatkan korban sebanyak 61 jiwa. Para ahli waris menerima santunan dari Kemensos sebesar Rp15 juta per orang sehingga total santunan terestimasi mencapai Rp915 juta. Sedangkan, total pengungsi mencapai 19.801 jiwa. Banjir juga menyebabkan 3.245 rumah mengalami kerusakan.
(jon)