Motif Pembacokan Remaja di Bangka Dendam Dilempar Petasan

Selasa, 07 Januari 2020 - 19:40 WIB
Motif Pembacokan Remaja...
Motif Pembacokan Remaja di Bangka Dendam Dilempar Petasan
A A A
JAKARTA - Polisi menjelaskan kronologis dan motif pengeroyokan pemuda bernama Muhammad Tabah Caesar Suganda alias MT (15), di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu 5 Januari 2020 dini hari. Pelajar SMA itu tewas dengan luka senjata tajam di punggungnya.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan , AKBP Andi Sinjaya mengatakan, saat itu korban bersama rekan-rekannya dari gang 2B Bangka mendadak diserang sekelompok remaja yang berasal dari gang 5 Bangka. Para pelaku itu terpicu menyerang kelompok korban karena sebelumnya salah seorang pelaku terkena petasan.

"Motifnya ini di hari sebelumnya, ada orang yang dari bangka 2B itu diduga melempar petasan dan mengenai bagian muka salah satu pelaku. Lalu, pelaku dan teman-temannya ini terpicu melakukan serangan atau membalasnya," terangnya kepada wartawan, Selasa (7/1/2020).

Adapun dua kelompok itu, kata dia, sejatinya saling mengenal secara sepintas lalu kalau mereka sama-sama tinggal di kawasan Bangka. Sejauh ini, polisi baru mengindentifikasi pelaku pembacokan terhadap korban hingga tewas berjumlah 4 orang, yakni RA (14), RNG (17), MRH (14), dan FFR (18).

"Pelaku dijerat Pasal 170 KUHP ayat 3 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. Tiga pelaku diantaranya masih dibawah umur sehingga dilakukan peradilan anak," tuturnya. (Baca juga: Remaja Tewas Dibacok, 4 Tersangka Dibekuk di Dua Lokasi Berbeda )

Polisi, tambahnya, tengah mendalami lebih lanjut terkait kasus itu guna mengetahui kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat. Polisi pun bakal memanggil pihak RT/RW, tokoh, dan para orangtua di kawasan Bangka guna mencegah hal serupa ke depannya.

"Kami imbau juga pada masyarakat untuk tak mudah terprovokasi bila ada hal-hal merugikan, mengganggu atau meresahkan. Laporkan saja ke polisi agar ditindak lanjuti, bukan dengan melakukan tindakan balasan hingga berbuntut pidana. Dan jangan melakukan perbuatan meresahkan, apalagi sampai menelan korban jiwa," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Anak Sunan Kalijaga...
Anak Sunan Kalijaga Diduga Dikeroyok di Sekolah, Pelaku Resmi Dilaporkan ke Polres Jaksel
Polres Jaksel Limpahkan...
Polres Jaksel Limpahkan Kasus Pengeroyokan Geng Motor ke Polda Metro Jaya
Dikeroyok 3 Orang, Pemuda...
Dikeroyok 3 Orang, Pemuda 31 Tahun Tewas Depan Kantor RW di Tambun
Polisi Tangkap 5 Pelaku...
Polisi Tangkap 5 Pelaku Pengeroyokan Pemuda hingga Tewas di Bekasi
Begini Alasan Propam...
Begini Alasan Propam Polri Ambil Bukti dari Penyidik Polres Jaksel
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
18 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
1 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
8 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
10 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
10 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved