30 WNA Dideportasi Imigrasi Pemalang

Selasa, 07 Januari 2020 - 09:30 WIB
30 WNA Dideportasi Imigrasi...
30 WNA Dideportasi Imigrasi Pemalang
A A A
PEKALONGAN - Selama 2019, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pemalang telah mendeportasi sebanyak 30 warga negara asing (WNA) ke negara asal. Dari jumlah tersebut mayoritas warga negara Timur Tengah yang banyak ditemukan atau ditangkap di wilayah Pekalongan karena melanggar peraturan keimigrasian.

"Mereka sudah langsung kita pulangkan ke negara asal," kata Kepala Kantor Imigrasi kelas II Non TPI Pemalang Dony Alfisahrin saat menggelar rilis akhir tahun di kantor Imigrasi setempat, Selasa (7/1/2020).

Dia mengatakan, selama 2019, pihaknya telah menindak sebanyak 33 pelanggaran, 71 TAK, 897 BAP paspor dan 32 penundaan. Untuk penerbitan dokumen RI, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI juga telah melakukan perpanjangan visa bagi warga negara asing sebanyak 115, perpanjangan VOA 45, penerbitan ITAS sebanyak 615 dan penerbitan ITAP 1 orang. "Kami juga telah banyak menerbitkan paspor selama tahun 2019," paparnya.

Penerbitan dokumen RI atau paspor, lanjutnya, di Pemalang untuk paspor 48 halaman sebanyak 32.461, paspor 24 halaman 647 dan penolakan ada 25 pemohon. Sedangkan di Brebes, paspor 48 halaman sebanyak 3.233, 24 halaman 54 dan penolakan 5 pemohon paspor.

Terkait dengan pengawasan orang asing, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pemalang telah meluncurkan aplikasi berbasis android yakni APOA (Aplikasi Pengawasan Orang Asing). Aplikasi ini ditujukan kepada pemilik hotel/ penginapan agar dapat segera melaporkan keberadaan orang asing pada kesempatan pertama mereka menginap di tempat tersebut. "Ini sebetulnya aplikasi lama yang dibuat dari pusat," terang Dony.

Aplikasi lainnya adalah SIDDOA (Sistem Deteksi Dini Orang Asing) yang menyambungkan tim pengawasan orang asing dengan Kantor Imigrasi Pemalang sehingga setiap orang asing yang ada bisa terpetakan dan terdeteksi.
(wib)
Berita Terkait
Perpanjang Visa Tinggal,...
Perpanjang Visa Tinggal, Warga Asing Punya Waktu sampai 20 September
2 Warga China Masuk...
2 Warga China Masuk Indonesia Pakai Paspor Palsu Meksiko
Diduga Bakar Ruang Karantina...
Diduga Bakar Ruang Karantina Imigrasi Parepare, WN Asal Iran Buron
Imigrasi Makassar Tangkap...
Imigrasi Makassar Tangkap Pria Asal Yaman Tanpa Dokumen Resmi
Panik Ada Razia Imigrasi,...
Panik Ada Razia Imigrasi, WNA Nigeria Tewas Terjatuh dari Lantai 9 Apartemen Gading Nias
Minta Sumbangan untuk...
Minta Sumbangan untuk Anak Yatim di Palestina, Dua WNA Diamankan
Berita Terkini
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
43 menit yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
1 jam yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
2 jam yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
5 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
6 jam yang lalu
Infografis
Jet Tempur Rafale, MiG-29,...
Jet Tempur Rafale, MiG-29, SU-30 India Ditembak Jatuh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved