Gagal Terbang di Sangihe, Heli Kepala BNPB Tabrak 2 Mobil dan 4 Motor

Senin, 06 Januari 2020 - 21:09 WIB
Gagal Terbang di Sangihe, Heli Kepala BNPB Tabrak 2 Mobil dan 4 Motor
Gagal Terbang di Sangihe, Heli Kepala BNPB Tabrak 2 Mobil dan 4 Motor
A A A
MANADO - Helikopter Mi-35P Noreg HS-7154 yang ditumpangi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Munardo bersama rombongan mengalami kecelakaan di Lapangan Gesit Kelurahan Sawangbendar, Kecamatan Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe. Heli yang dipiloti Kapten Faris Afandi sempat menabrak kendaraan roda empat dan roda dua akibat kehilangan power karena diterpa angin kencang saat take off, Senin (6/1/2020). (Baca: Kronologi Baku Tembak OPM dengan Pasukan Yonif 713/ST di Perbatasan PNG)

Kapendam XIII/Merdeka Kol Kav M Jaelani mengatakan, kronologis kejadian bermula saat pada pukul 06.10 Wita Kepala BNPB dan rombongan dari Jakarta tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado menggunakan pesawat komersil disambut Kasdam XIII/Mdk, Danlanudsri, Kasiops Korem 131/Stg, Kasiter Korem 131/Stg, Asisten 1 Pemda Sulut.
Gagal Terbang di Sangihe, Heli Kepala BNPB Tabrak 2 Mobil dan 4 Motor

Sesuai surat permohonan Kepala BNPB Nomor B-5/KA.BNPB/PD.01.02/01/2020 tanggal 5 Januari 2020 tentang permohonan dukungan Helikopter kepada Panglima TNI untuk mendukung pelaksanaan kegiatan penanganan darurat bencana di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kepala BNPB dan rombongan terbang menuju Sangihe pada pukul 07.30 Wita menggunakan Heli Mi-35 Penerbad dengan tujuan lokasi bencana Kampung Lebo, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan tiba di Sangihe pada pukul 09.00 Wita dilanjutkan peninjauan dan penyerahan bantuan di lokasi bencana.

“Pada pukul 11.00 Wita, bertempat di Lapangan Gesit Tahuna Kelurahan Sawangbendar Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe Heli jenis Mi-35 Penerbad Noreg HS-7154 yang mengangkut Kepala BNPB, Edison Humiang Asisten 1 Pemprov Sulut, Egy Fajar Masadiah (BNPB) dan Jarwansah (BNPB) melakukan take off. Kemudian 30 detik setelah take off tiba-tiba terjadi perubahan angin sangat kencang yang mengakibatkan heli kehilangan power sehingga tidak bisa terbang normal dan menimpa beberapa kendaraan roda empat dan roda dua yang berada di sekitar lapangan, namun Pilot dapat menguasai Heli dan akhirnya berhasil landing kembali ditempat semula,”ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, kerugian personel nihil, kerugian Materil mobil dinas Lanal Tahuna rusak (jenis Ertiga Suzuki), mobil dinas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe rusak (Toyota Rush DL 1470 A) dan 4 unit motor.

Rombongan Kepala BNPB membatalkan penerbangan dan memutuskan untuk bermalam di Kab. Kepulauan Sangihe, rencana akan kembali besok pagi menggunakan pesawat komersil ke Kota Manado lanjut menuju Jakarta, kruheli masih melaksanakan pemeriksaan kondisi heli.
(sms)
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
berita/ rendering in 0.7686 seconds (0.1#10.140)