Tiga Korban Longsor di Sukajaya Bogor Belum Ditemukan

Senin, 06 Januari 2020 - 16:01 WIB
Tiga Korban Longsor...
Tiga Korban Longsor di Sukajaya Bogor Belum Ditemukan
A A A
BOGOR - Proses pencarian terhadap 3 warga Kampung Sinar Harapan, Desa Harkat Jaya Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hingga kini belum membuahkan hasil. Pencarian korban longsor Amri (60), Saroh (26) dan Cici (10) oleh tim Search And Rescue (SAR) gabungan mengalami berbagai kendala.

Kendala yang mengahalagi pencarian 3 warga itu di antaranya selain medan atau lokasi longsor yang berada ditebingan ditambah tebalnya tumpukan tanah, tak menentunya kondisi cuaca juga menjadi kendala, sehingga membahayakan. Hal tersebut diungkapkan Koordinator K9 Mabes Polri, Kombes Marulu Manik disela-sela proses pencarian korban longsor.

"Kami dari Polri, Basarnas, TNI dan relawan lainnya masih terus melakukan pencarian, namun medannya memang sangat berat. Surat perintah kepada kami untuk pencarian sampai 15 Januari," katanya di lokasi longsor, Bogor, Jawa Barat, Senin (6/1/2020).

Bahkan, kata dia, karena sulitnya alat berat masuk ke lokasi kejadian, proses evakuasi dilakukan dengan cara manual. Di antaranya, kata dia, petugas menggunakan cangkul serta alat penyemprotan air.

"Beberapa kali kita mencium bau menyengat, kemudian kita langsung bawa anjing K9, tapi masih nihil bahkan hanya bangkai kambing. Dalam proses pencarian ini kita libatkan 8 anjing pelacak dari Mabes Polri dan Brimob Polda Jawa Barat," katanya.

Dia menyebutkan di Desa Harkat Jaya ini ada tujuh orang yang meninggal, empat di antaranya sudah ditemukan dan tiga lagi masih dalam proses pencarian.

"Sedangkan untuk korban luka sebanyak 12 orang masih menjalani penrawatan di Puskesmas Sukajaya," jelasnya. (Baca juga: Banjir dan Longsor di Bogor, Korban Meninggal 11 Orang )

Sementara itu, berdasarkan informasi diperoleh diduga para korban ini tertimbun longsoran tanah sepinggang orang dewasa. Sehingga proses pencarian memang perlu dilakukan penyemprotan.
Sebelumnya, intensitas curah hujan di Kabupaten Bogor , Jawa Barat yang cukup tinggi menyebabkan bencana banjir dan longsor . Selain merusak sejumlah infrastruktur, bencana alam ini mengakibatkan 11 warga tewas. (Baca juga: Bogor Tetapkan Status Darurat Bencana Selama 2 Pekan )
"Berdasarkan data sementara, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 11 orang. Di antaranya 1 orang di Kecamatan Jasinga, 2 orang di Nanggung, 3 orang di Sukajaya dan beberapa daerah lain. Kami masih melakukan upaya evakuasi serta siaga di beberapa tempat di Kabupaten Bogor, khususnya di wilayah Bogor bagian Barat ini," ujar Bupati Bogor Ade Yasin di lokasi banjir bandang Sungai Cidurian, Jasinga, Kabupaten Bogor, Rabu petang (1/1/2020).
(mhd)
Berita Terkait
Belasan Rumah Diterjang...
Belasan Rumah Diterjang Banjir dan Longsor di Bogor, Satu Warga Tewas Tertimbun
Kemarin, 11 Bencana...
Kemarin, 11 Bencana Alam Terjadi di Kota Bogor
Sepanjang Agustus 2022...
Sepanjang Agustus 2022 Ada 122 Kejadian Bencana di Kota Bogor
Bogor Dikepung Bencana,...
Bogor Dikepung Bencana, Wakil Bupati Perintahkan Tertibkan Bangunan di Kawasan Wisata
Diguyur Hujan Deras,...
Diguyur Hujan Deras, Jalan Mbah Dalem Batu Tulis Bogor Longsor
Ini Penjelasan BMKG...
Ini Penjelasan BMKG Terkait Longsor di Leuwisadeng Bogor
Berita Terkini
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
6 jam yang lalu
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
6 jam yang lalu
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
6 jam yang lalu
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
7 jam yang lalu
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
10 jam yang lalu
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved