Banjir Berlalu, Distribusi dan Pasokan Bahan Pangan di DKI Kembali Aman
Sabtu, 04 Januari 2020 - 11:40 WIB
Banjir Berlalu, Distribusi dan Pasokan Bahan Pangan di DKI Kembali Aman
A
A
A
JAKARTA - Dinas Ketahan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta memastikan persedian beras dan bahan pangan lainnya di seluruh wilayah Ibu Kota, aman pascabanjir melanda Jabodetabek pada Rabu 1 Januari 2020 lalu.
Kepala DKPKP DKI Jakarta Darjamuni mengatakan, saat ini stok yang tersedia sebanyak 309.405 ton terdiri atas stok di Bulog Divre Jakarta-Banten sebanyak 263.948 ton, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) 44.457 ton, dan stok di Food Station sebanyak 10.000 ton.
"Jumlah tersebut aman untuk memenuhi kebutuhan beras Jakarta selama 4-5 bulan ke depan," kata Darjamuni saat dikonfirmasi, Sabtu (4/1/2020). (Baca juga: Pengungsi di Halte Transjakarta Jembatan Baru Butuh Bantuan Pangan)
Menurutnya, pasca banjir Rabu lalu aktivitas perdagangan sudah kembali normal. Berdasarkan pemantaun petugas DKPKP di sejumlah pasar yang tidak tergenang banjir, stok pangan tersedia lengkap.
"Bahan pangan segar hasil pertanian seperti bawang merah, cabai rawit merah, cabai merah, cabai keriting, dan bawang putih. Lalu hasil perikanan dan produk hewan seperti daging ayam, daging sapi dan telur ayam, semua ada tersedia," bebernya. (Baca juga: Anies Jamin Pasokan Kebutuhan Pengungsi Korban Banjir Terpenuhi)
Darjamuni mengakui sempat terjadi hambatan distribusi pangan pada tanggal 2 Januari 2020 akibat terjadinya banjir di beberapa lokasi menuju Jakarta dan di wilayah Jakarta. Namun saat ini berangsur kembali normal dan pasokan aman.
"Kami pastikan seluruh bahan pangan tak mengalami kekosongan stok di pasaran," tukasnya. (Baca juga: Awas! Penyakit Pascabanjir Mengancam Pengungsi)
Kepala DKPKP DKI Jakarta Darjamuni mengatakan, saat ini stok yang tersedia sebanyak 309.405 ton terdiri atas stok di Bulog Divre Jakarta-Banten sebanyak 263.948 ton, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) 44.457 ton, dan stok di Food Station sebanyak 10.000 ton.
"Jumlah tersebut aman untuk memenuhi kebutuhan beras Jakarta selama 4-5 bulan ke depan," kata Darjamuni saat dikonfirmasi, Sabtu (4/1/2020). (Baca juga: Pengungsi di Halte Transjakarta Jembatan Baru Butuh Bantuan Pangan)
Menurutnya, pasca banjir Rabu lalu aktivitas perdagangan sudah kembali normal. Berdasarkan pemantaun petugas DKPKP di sejumlah pasar yang tidak tergenang banjir, stok pangan tersedia lengkap.
"Bahan pangan segar hasil pertanian seperti bawang merah, cabai rawit merah, cabai merah, cabai keriting, dan bawang putih. Lalu hasil perikanan dan produk hewan seperti daging ayam, daging sapi dan telur ayam, semua ada tersedia," bebernya. (Baca juga: Anies Jamin Pasokan Kebutuhan Pengungsi Korban Banjir Terpenuhi)
Darjamuni mengakui sempat terjadi hambatan distribusi pangan pada tanggal 2 Januari 2020 akibat terjadinya banjir di beberapa lokasi menuju Jakarta dan di wilayah Jakarta. Namun saat ini berangsur kembali normal dan pasokan aman.
"Kami pastikan seluruh bahan pangan tak mengalami kekosongan stok di pasaran," tukasnya. (Baca juga: Awas! Penyakit Pascabanjir Mengancam Pengungsi)
(thm)