Dihantam Banjir, Sejumlah Akses Jalan di Tangsel Putus
Rabu, 01 Januari 2020 - 11:32 WIB
Dihantam Banjir, Sejumlah Akses Jalan di Tangsel Putus
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Akses sejumlah jalan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terputus oleh banjir yang terjadi sejak Rabu (1/1/2020) pagi. Masyarakat pun menjadi terisolir dan kesulitan untuk keluar lingkungannya.
Seperti akses Jalan Raya Pondok Aren dan Jalan Ceger Raya. Akses jalan yang menghubungkan Tangsel ke Pesangrahan ini terputus oleh banjir setinggi paha dan pinggul orang dewasa, di Pasar Ceger dan Permai.
Selanjutnya jalan menuju Kota Tangerang di jembatan Parung Serab juga terendam banjir. Banjir setinggi paha orang dewasa di jembatan ini memutus akses jalan dari dan menuju Pasar Lembang.
Tidak sedikit, warga yang hendak ke Ciledug harus memutar lewat Jalan Raya Pondok Aren dan memgambil jalan pintar ke komplek Japos. Namun, kompleks ini tidak bisa dilewati, karena banjir sedada orang dewasa.
Pengguna jalan pun harus memutar melalui Bintaro dan memotong lewat Cikini. Tapi, banjir juga terjadi di Bintaro dan akses jalan di kawasan itu terganggu. Banjir terjadi di Jalan Kasuari, dan kawasan McDonald Sektor 9.
"Ngak bisa lewat. Saya dari arah Parung Serab sudah ngak bisa lewat, dibuang ke Pondok Aren juga sama. Lewat mana lagi yah, saya mau ke Puri Beta," kata Ilham, pengendara motor, di Pasar Ceger, tadi pagi.
Melihat akses jalan putus, Ilham pun akhirnya diarahkan lewat Bintaro, lalu ke Cikini mengambil jalan pintar ke Jurangmangu dan lewat Pondok Jati tembus ke Peninggilan. Di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Serpong Utara, banjir juga membuat akses jalan warga terputus. Jalan ini direndam banjir setinggi paga orang dewasa dan tidak bisa dilalui oleh para pengguna sepeda motor yang melintas.
Rizky, warga sekitar mengatakan, akses jalan tersebut nyaris tak bisa dilintasi pengendara bermotor. Banyak pengendara yang memilih jalan alternatif karena khawatir mogok.
"Tidak bisa melintas mas. Dari pagi. Banjirnya cukup tinggi, sampai pinggang. Kalu mau nekat dan mogok, boleh saja. cuma siap-siap kelelep. Pada muter lewat perumahan," sambung Rizky sambil menunjuk jalan pintas.
Seperti akses Jalan Raya Pondok Aren dan Jalan Ceger Raya. Akses jalan yang menghubungkan Tangsel ke Pesangrahan ini terputus oleh banjir setinggi paha dan pinggul orang dewasa, di Pasar Ceger dan Permai.
Selanjutnya jalan menuju Kota Tangerang di jembatan Parung Serab juga terendam banjir. Banjir setinggi paha orang dewasa di jembatan ini memutus akses jalan dari dan menuju Pasar Lembang.
Tidak sedikit, warga yang hendak ke Ciledug harus memutar lewat Jalan Raya Pondok Aren dan memgambil jalan pintar ke komplek Japos. Namun, kompleks ini tidak bisa dilewati, karena banjir sedada orang dewasa.
Pengguna jalan pun harus memutar melalui Bintaro dan memotong lewat Cikini. Tapi, banjir juga terjadi di Bintaro dan akses jalan di kawasan itu terganggu. Banjir terjadi di Jalan Kasuari, dan kawasan McDonald Sektor 9.
"Ngak bisa lewat. Saya dari arah Parung Serab sudah ngak bisa lewat, dibuang ke Pondok Aren juga sama. Lewat mana lagi yah, saya mau ke Puri Beta," kata Ilham, pengendara motor, di Pasar Ceger, tadi pagi.
Melihat akses jalan putus, Ilham pun akhirnya diarahkan lewat Bintaro, lalu ke Cikini mengambil jalan pintar ke Jurangmangu dan lewat Pondok Jati tembus ke Peninggilan. Di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Serpong Utara, banjir juga membuat akses jalan warga terputus. Jalan ini direndam banjir setinggi paga orang dewasa dan tidak bisa dilalui oleh para pengguna sepeda motor yang melintas.
Rizky, warga sekitar mengatakan, akses jalan tersebut nyaris tak bisa dilintasi pengendara bermotor. Banyak pengendara yang memilih jalan alternatif karena khawatir mogok.
"Tidak bisa melintas mas. Dari pagi. Banjirnya cukup tinggi, sampai pinggang. Kalu mau nekat dan mogok, boleh saja. cuma siap-siap kelelep. Pada muter lewat perumahan," sambung Rizky sambil menunjuk jalan pintas.
(wib)