Pelepasan Ular Kobra dari Permukiman ke Gunung Salak Memungkinkan

Jum'at, 27 Desember 2019 - 23:29 WIB
Pelepasan Ular Kobra...
Pelepasan Ular Kobra dari Permukiman ke Gunung Salak Memungkinkan
A A A
BOGOR - Rencana melepasliarkan puluhan ular kobra hasil tangkapan warga di sejumlah wilayah Jabodetabek di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Bogor-Sukabumi dinilai sangat memungkinkan, jika situasi dan kondisi habitat lingkungannya sudah disurvei.

"Itu memungkinkan ya, tapi harus survei habitat dulu. Meski sebagian besar hutan hujan tropis Gunung Salak memungkinkan. Tapi harus ditetapkan dulu lokasinya di mana. Lagian sampai sekarang belum ada yang menyerahkan atau mengusulkan (ular kobra)," ungkap Kepala Humas dan Kerja Sama sekaligus Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGHS, Muhammad Erlan, Jumat (27/12).

Erlan mengatakan, meski nantinya sudah ditetapkan titik lokasi pelepasliaran ular kobra, pihaknya akan berkordinasi dengan Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan."Saya kira itu nantinya biar KKH yang berwenang. Intinya pastilah seluas 87.000 hektare, ada lokasi-lokasi yang memang cocok atau aman bagi semua, masyarakat, ularnya sendiri yang jelas ekosistemnya mendukung, baik dari segi pakan, dan tak ada konflik dengan yang lain," katanya.

Sekadar diketahui, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta berencana akan melepas ular-ular yang ditemukan di kawasan Jakarta di Gunung Halimun Salak, Bogor-Sukabumi, Jawa Barat.

Kepala BKSDA DKI Jakarta, Ahmad Munawar mengatakan, ular-ular akan dihimpun dari tangkapan berbagai pihak termasuk komunitas-komunitas pemerhati ular. "Kami sudah punya tempat di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi. Nanti kami atur yang sudah dievakuasi akan dilepaskan di alam," kata Ahmad beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, lokasi tersebut sangat jauh dari permukiman penduduk sehingga aman bagi manusia ataupun ular itu sendiri. "Kriteria kedua yang dilepas itu harus dinyatakan sehat agar tidak menyebarkan suatu penyakit ke satwa-satwa lain di habitat barunya," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
5 Hewan yang Ditakuti...
5 Hewan yang Ditakuti Ular Meski Bukan Termasuk jenis Predator
Ilmuwan Temukan Kerajaan...
Ilmuwan Temukan Kerajaan King Kobra di India dan Indonesia
Ular Kobra 3 Meter Bersarang...
Ular Kobra 3 Meter Bersarang di Permukiman, Warga Depok Resah
Tragis! Pawang Ular...
Tragis! Pawang Ular Tewas Digigit King Cobra saat Pelatihan, Begini Kronologinya
Mengerikan! King Kobra...
Mengerikan! King Kobra Masuk ke Sumur Warga Padangsidimpuan
Mengerikan! Bocah 9...
Mengerikan! Bocah 9 Tahun di Muna Tewas Diterkam Ular Piton saat Tertidur Pulas
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
1 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
2 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
2 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
2 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
2 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved