Pemilihan Cawagub DKI Diprediksi Tak Berjalan Mulus

Senin, 16 Desember 2019 - 08:24 WIB
Pemilihan Cawagub DKI...
Pemilihan Cawagub DKI Diprediksi Tak Berjalan Mulus
A A A
JAKARTA - Proses pemilihan calon wakil gubernur (cawagub) DKI dinilai tidak akan berjalan mulus, meski Ketua DPRD DKI Jakarta , Prasetyo Edi Marsudi telah menyanggupi agenda pemilihan cawagub pada Januari 2020 mendatang. Pasalnya, kedua partai pengusung yakni, Gerindra dan PKS sama-sama berebut mendapatkan kursi wagub tersebut.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin mengatakan, masih terkendalanya empat nama cawagub yang diajukan Gerindra membuktikan PKS tidak mau begitu saja melepas kesempatan untuk mendapatkan kursi cawagub DKI.

"Ya gini deadline-nya itu tidak akan bergerak, tidak akan jalan ketika dua partai pengusung itu belum sepakat. Ketika PKS belum merestui emapt nama yang diajukan Gerindra, itu artinya ada persoalan yang tidak tuntas dan belum beres," kata Ujang saat dihubungi SINDOnews, Senin (16/12/2019).

Dia menuturkan, persoalan pemilihan cawagub DKI akan sangat panjang ketika DPP PKS tidak mengambil sikap atas pengajuan calon dari Gerindra. Karena PKS pun menganggap Gerindra tidak menyetujui dua cawagub dari PKS yang lebih dulu diajukan.

"Kemungkinan besar menurut hemat saya tidak akan juga PKS memilih empat nama calon itu, tidak akan mungkin. Karena diawal kesepakatan yang dibangun dengan Gerindra, yang dua nama diajukan PKS pun Gerindra tidak mau milih, jadi berbalas pantun lah kira-kira begitu," tuturnya.

Ujang melanjutkan, lambatnya pemilihan cawagub DKI sebenarnya tidak mutlak kesalahan anggota DPRD DKI, dalam hal ini dianggap mempersulit jalannya pemilihan. Namun, lambatnya proses pemilihan cawagub sejatinya ada ditangan dua partai pengusung yang sampai hari ini masih belum bersepakat menentukan nama calon.

Ujang menilai, PKS akan tetap memperjuangkan kader dari PKS untuk menduduki kursi wagub DKI. Karena secara deal politik saat pemilihan Presiden lalu, PKS secara tidak langsung diberikan jatah kursi wagub DKI oleh DPP Partai Gerindra.

"Jadi inginnya PKS, kader PKS yang jadi, bukan yang lain. Sesuai dengan kesepakatan mereka ketika pilpres yang lalu," ujarnya.

Namun dilain sisi, Ujang meminta kepada kedua partai pengusung untuk sama-sama meredam ego masing-masing. Sebab, jika kedua partai pengusung saling mengedepankan gengsi, maka Jakarta sampai akhir kepemimpinan Anies tidak akan memiliki wakil gubernur.

"Kembali kepada konstruksi awal, intinya adalah dua partai harus bicara lagi, duduk bareng lagi, siapa yang akan diusung, apakah kader PKS, atau kader Gerindra," tandasnya.
(whb)
Berita Terkait
Pelantikan Wagub DKI...
Pelantikan Wagub DKI Dihadiri 30 Orang, Sebelum Masuk Istana Rapid Test
Pesan Khusus Sandiaga...
Pesan Khusus Sandiaga Uno kepada Riza Patria Sebelum Dilantik Jadi Wagub DKI
Kenakan Masker, Riza...
Kenakan Masker, Riza Patria Dilantik Presiden Jokowi sebagai Wagub DKI
Riza Patria Blak-blakan...
Riza Patria Blak-blakan soal Dinamika di Balik Pemilihan Wagub DKI
Riza Patria Curhat Soal...
Riza Patria Curhat Soal Kerjaan jadi Wagub dan Kolak Menu Wajib Buka Puasa
Tinjau Kawasan Pulogadung,...
Tinjau Kawasan Pulogadung, Wagub: Di Sini Akan Dibangun RS dan Rusunawa
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
21 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved