Lambatnya Pemilihan Wagub DKI, PKS Sebut Gerindra Teman Politik

Kamis, 12 Desember 2019 - 15:45 WIB
Lambatnya Pemilihan...
Lambatnya Pemilihan Wagub DKI, PKS Sebut Gerindra Teman Politik
A A A
JAKARTA - Lambatnya pemilihan wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta pascaditinggal Sandiaga Uno pada 27 Agustus 2018 yang maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kian alot. Bahkan, kedua partai pengusung Anies-Sandi yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) hingga kini belum deal untuk mengusung kembali wagub pengganti Sandi.

Dua kader PKS yang sebelumnya disebut-sebut bakal mengisi kekosongan kursi DKI 2 kini mulai tergeser dengan Gerindra yang menyodorkan 4 nama calonnya. Dua kader PKS yang diajukan adalah Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Sedangkan Gerindra belum lama ini mengajukan 4 nama ke PKS yakni Sekda DKI Jakarta Saefullah, Dewan Penasihat DPP Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantoro, dan Ketua DPP Partai Gerindra Ariza Patria.

Politikus PKS Muhammad Thamrin menanggapi santai alotnya pemilihan wagub DKI itu. Meski begitu, dia menganggap, Partai Gerindra tidak serius untuk mengusung dua kader PKS yang sudah dahulu diajukan ke Gerindra.

"Bahwa Gerindra memang tidak serius dengan haknya PKS (soal wagub)," kata Thamrin kepada SINDOnews, Kamis (12/12/2019). (Baca juga: PKS Belum Ambil Keputusan, Gerindra Prediksi Pemilihan Wagub DKI Molor )

Dia juga mengaku heran dengan lambannya proses pemilihan wagub DKI Jakarta di DPRD. Dia menduga, adanya unsur-unsur yang sengaja 'dimaninkan' agar wagub yang tadinya hak PKS berubah. Namun, dia enggan mengatakan unsur-unsur tersebut.

"Mungkin ada unsur-unsur lain yang disengaja (agar wagub) berubah. Mungkin ada kekhawatiran dengan PKS. Yang jelas PKS sudah final Pancasila-nya," tegas Thamrin.

Dia juga enggan menduga adanya praktik money politik dalam pemilihan wagub DKI itu. Karena, kata dia, semua itu harus dibuktikan terlebih dahulu. (Baca juga: Soal Pemilihan Wagub DKI, Gerindra Tunggu Keputusan dari PKS )

"Money politik yang hanya bisa menebak-nebak tapi itukan baru asumsi (harus dibuktikan)," kata Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS ini.

Meski begitu, kata dia, Partai Gerindra adalah kawan politiknya. Tidak hanya itu, kata dia, demi membangun bangsa dan negara PKS berteman dengan semua partai.

"Saya kira tidak ada kerenggangan (PKS dengan) Gerinda. Gerindra adalah teman kita dalam politik tapi tidak boleh berjarak dengan teman lama. Begitu juga dengan partai lain," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Besok, Jokowi Lantik...
Besok, Jokowi Lantik Riza Patria sebagai Wagub DKI Jakarta
Gaji Gubernur DKI Cuma...
Gaji Gubernur DKI Cuma Rp3 Juta, Berapa Besaran Tunjangannya?
Pemprov DKI: Anies Bisa...
Pemprov DKI: Anies Bisa Tentukan Kebijakan Jelang Akhir Masa Jabatan
Ketua DPRD DKI Tanya...
Ketua DPRD DKI Tanya Berapa Tunjangan Anies dan Ariza? Begini Jawaban Sekda
DPRD DKI Gelar Rapat...
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna Pemberhentian Anies-Ariza
Anggaran Sumur Resapan...
Anggaran Sumur Resapan Dicoret DPRD, Ini Respons Wagub DKI
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
2 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
3 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
4 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
6 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
7 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved