Cuaca Buruk Angin Barat, Ratusan Nelayan Indramayu Berhenti Melaut

Sabtu, 07 Desember 2019 - 10:51 WIB
Cuaca Buruk Angin Barat,...
Cuaca Buruk Angin Barat, Ratusan Nelayan Indramayu Berhenti Melaut
A A A
INDRAMAYU - Gelombang tinggi dan angin kencang di tengah laut Jawa di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mengakibatkan ratusan perahu dan kapal nelayan Pantura Indramayu di Pelabuhan Dadap Kecamatan Juntinyuat terpaksa berhenti melaut, beberapa hari terakhir. Sementara meski nelayan yang menggunakan kapal besar masih tetap berlayar meski angin barat. Namun hasil tangkapan pun berkurang jika dibandingkan cuaca buruk saat ini. (Baca: Nelayan berhenti melaut, hasil ikan menyusut)
Cuaca Buruk Angin Barat, Ratusan Nelayan Indramayu Berhenti Melaut
Cuaca buruk yang menyebabkan gelombang tinggi dan angin kencang diakibatkan faktor angin barat. Akibat cuaca buruk berdampak pada pasokan ikan di sejumlah tempat pelelangan ikan berkurang. Nelayan hanya bisa memperbaiki jaring mereka sambil menunggu cuaca berangsur normal.“Ya hampir satu pekan terakhir ini saya dan ratusan nelayan lainnya di Pelabuhan Dadap hanya menyandarkan perahu di sekitar pelabuhan karena tingginya ombak. Maklumlah perahu kita kecil, kalau dipaksakan bisa berbahaya,” kata Nanto nelayan setempat, Sabtu (7/12/2019).
Cuaca Buruk Angin Barat, Ratusan Nelayan Indramayu Berhenti Melaut

Menurut Nanto ratusan nelayan yang tak melaut hanya bisa pasrah dengan keadan cuaca buruk. Biasanya selama tidak melaut hanya bisa memperbaiki mesin perahu dan jaring yang sudah rusak.

“Cuaca buruk memasuki angin barat ini diperkirakan baru akan mulai redah memasuki bulan Februari mendatang. Nelayan Dadap Indramayu akan kembali berlayar di tengah laut jika kondisi cuaca berangsur normal,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Cuaca Buruk, Ratusan...
Cuaca Buruk, Ratusan Penumpang Tidak Bisa Menyeberang di Pelabuhan Lewoleba
Sejumlah Kapal Urung...
Sejumlah Kapal Urung Melaut karena Angin Kencang dan Gelombang Tinggi
Awas! Gelombang Laut...
Awas! Gelombang Laut Setinggi 2,5 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Sulawesi Utara
Dihantam Gelombang Tinggi,...
Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Tanker Kandas di Perairan Kangean Sumenep
Diterjang Banjir Rob,...
Diterjang Banjir Rob, PKL Kenjeran Park Tutup
Awas! BMKG Ingatkan...
Awas! BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi di Pantai Selatan DIY Capai 6 Meter
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
5 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
6 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
6 jam yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
8 jam yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
8 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
9 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved