Polisi Investigasi Keracunan Massal Karyawan Garmen

Jum'at, 06 Desember 2019 - 17:33 WIB
Polisi Investigasi Keracunan...
Polisi Investigasi Keracunan Massal Karyawan Garmen
A A A
SLEMAN - Kasus keracunan massal karyawan PT Mataram Tunggal Garmen (MTG) Balong di Donoharjo, Ngaglik, Sleman, masih ditangani Polsek Ngaglik. Tercatat ada 105 karyawan PT MTG yang keracunan setelah menyantap makan siang dengan lauk ikan tongkol.

Kanit Reskrim Polsek Ngaglik Iptu Budi Karyanto mengatakan, untuk kasus keracunan massal karyawan PT MTG masih dilakukan investigasi. Di antaranya dengan meminta keterangaan perusahaan, karyawan, rumah sakit dan penyedia katering.

Ada tiga katering yang menyediakan makan untuk PT MTG, sehingga ketiganya dipanggil untuk dimintai keterangan. Ketiga katering tersebut diketahui telah memiliki izin “Perusahaan, rumah sakit sudah, dan karyawan sudah kami mintai keterangan. Katering hari ini (Jumat, 6/12/2019) kita lakukan pemanggilan," kata Budi, Jumat (6/12/2019).

Selain itu juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman. Sebab untuk memastikan makanan mana yang menjadi penyebab karyawan PT MTG keracunan menunggu hasil laboratorium.

Untuk itu sudah mengambil sampel makanan untuk diperiksakan ke laboratorium. Di antaranya nasi, sayur kangkung, oseng-oseng pepaya, tongkol, bakwan, kerupuk, dan semangka. Sehingga belum bisa memastikan makanan yang menyebabkan keracunan.

“Jika ditemukan ada kelalaian, katewring dijert pasal 62 ayat 1 Jo pasal 8 ayat 3 Undang-undang nomor 88 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” terangnya .

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman, Novita Krisnaeni mengatakan sudah memerisak sampel makanan tersebut. Untuk hasil laboratorium akan keluar seminggu setelah diuji, sehingga bisa memastikan makanan mana yang membuat karyawan PT MTG itu keracunan.

“Kasus keracunan karyawan PT MTG ini bukan yang pertama, setidaknya sudah ada dua hingga tiga kali kasus serupa di tempat ini. Pada kejadian sebelumnya, kami sudah memberi masukan dalam memilih katering yaitu harus sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan,” jelasnya.
(wib)
Berita Terkait
Puluhan Karyawan Pabrik...
Puluhan Karyawan Pabrik Pengolahan Ikan Keracunan, Tim Gabungan Lakukan Penyelidikan
3 Karyawan Pabrik Kertas...
3 Karyawan Pabrik Kertas Keracunan Gas dalam Tandom, Satu Tewas Dua Kritis
Karyawan Minimarket...
Karyawan Minimarket di Palembang Tewas Diduga Keracunan Asap Genset
Diduga Keracunan Minuman...
Diduga Keracunan Minuman Keras Karyawan Hotel di Bromo Tewas
Ratusan Karyawan Keracunan,...
Ratusan Karyawan Keracunan, Apple Tutup Sementara Pabrik iPhone di India
Karyawan Pabrik Kertas...
Karyawan Pabrik Kertas Tewas Keracunan Gas, Polisi Periksa Manajer Perusahaan
Berita Terkini
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
13 menit yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
16 menit yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
58 menit yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
1 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
1 jam yang lalu
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
2 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved