Bencana Alam, Tanah Bergerak 8 Milimeter Per 2 Hari di Suwidak Banjarnegara

Rabu, 04 Desember 2019 - 08:30 WIB
Bencana Alam, Tanah...
Bencana Alam, Tanah Bergerak 8 Milimeter Per 2 Hari di Suwidak Banjarnegara
A A A
BANJARNEGARA - Bencana alam tanah bergerak di Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara , Jawa Tengah terus terjadi. Pergerakan tanah di area lokasi SDN 1 Suwidak bahkan mencapai 8 milimeter setiap dua hari.

Pergerakan tanah yang terjadi ini di ukur dengan menggunakan alat sederhana penggaris dan kayu yang dipasang di area rekahan ruang kelas. (Baca juga: Akibat Pergerakan Tanah, Bangunan SD di Banjarnegara Rusak Parah)
Bencana Alam, Tanah Bergerak 8 Milimeter Per 2 Hari di Suwidak Banjarnegara

Kondisi tanah gerak ini mengakibatkan ruangan kelas 4 dan 5 SD N 1 Suwidak mengalami rusak parah. Pergerakan tanah mengakibatkan dinding yang jebol dan retak retak di semua sisi, tembong miring, lantai ambles hingga kedalaman 10 centimeter.

Akibat ruangan kelas rusak parah dan tanah terus bergerak, para siswapun terpaksa menempati ruangan perpustakaan dan kantor guru. (Baca juga: Belasan Rumah Warga di Tulungagung Rusak Akibat Tanah Bergerak)

Sri Hartati seorang guru pengajar di SD N 1 Suwidak mengaku pergerakan masih terus terjadi hingga saat ini. Siswa dan guru ketakutan saat sedang kegiatan belajar mengajar (KBM) terdengar suara suara tembok dan kusen yang patah.

"Kami merasa takut dan khawatir apalagi saat ada hujan besar, pergerakan yang terjadi membuat suara suara dan tembok yang retak. Lokasi perpustakaan yang dipakai siswa ini juga sudah mulai retak," ungkap Hartati, Rabu (4/12/2019.
Bencana Alam, Tanah Bergerak 8 Milimeter Per 2 Hari di Suwidak Banjarnegara

Sementara menanggapi adanya kerusakan sekolah ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Banjarnegara Noor Tamami mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim untuk penanganan kondisi SD Suwidak. Namun tanah di sekitar lokasi kondisinya labil sehingga upaya perbaikan sulit dilakukan. (Baca juga: Bandung Barat Dilanda Pergerakan Tanah, Bupati Minta Warga Waspada)

"Tim sudah turun untuk penanganan. Tetapi karena tanah di sana itu labil, jadi perbaikan harus tidak asal Kami akan meminta bantuan tenaga ahli. Bangunan yang cocok untuk tanah labil seperti di Suwidak ini seperti apa. Sebab, jika lokasinya dipindah juga sulit, karena kondisi tanah di Desa Suwidak sebagian besar labil," urai Noor.

Dia menyatakan, para siswa dan guru berharap bencana tanah gerak yang ada di sekolah ini bisa segera di tangani sehingga siswa dan guru bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar KBM dengan tenang.
(shf)
Berita Terkait
Tim Gabungan Lakukan...
Tim Gabungan Lakukan Upaya Penanganan Longsor di Kabupaten Banjarnegara
BNPB Bantu Rp4,25 Miliar...
BNPB Bantu Rp4,25 Miliar untuk Darurat Banjir Jawa Tengah
Jawa Tengah dan NTB,...
Jawa Tengah dan NTB, Kasus Positif Covid-19 Kurang Baik
BNPB: Tapanuli Tengah...
BNPB: Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga Masih Terisolir, Banyak Warga Terjebak
Penanganan Banjir Muria...
Penanganan Banjir Muria Raya, BNPB Operasi Modifikasi Cuaca Wilayah Jawa Tengah
Papua dan Jawa Tengah...
Papua dan Jawa Tengah Alami Peningkatan Kasus Aktif
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
7 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved