Preman Ganggu Proyek Pemerintah, Benyamin Davnie: Laporkan ke Polisi

Senin, 25 November 2019 - 23:02 WIB
Preman Ganggu Proyek...
Preman Ganggu Proyek Pemerintah, Benyamin Davnie: Laporkan ke Polisi
A A A
TANGERANG SELATAN - Gangguan ormas atau preman yang kerap meminta jatah dari pembangunan proyek turap membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) gerah. Alhasil, banyak proyek pembangunan turap di Kota Tangsel yang bernilai miliaran rupiah tidak pernah dipublikasikan kepada masyarakat, dengan alasan pihak kontraktor takut dimintai jatah oleh preman atau ormas.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, gangguan ormas atau preman dalam proyek pembangunan turap di Kota Tangsel sudah ada sejak bertahun-tahun lalu dan telah menjadi momok bagi pemerintah.

"Itu sebetulnya bukan persoalan baru, tetapi persoalan lama," kata Benyamin, kepada wartawan, di Gedung DPRD Kota Tangsel, Jalan Raya Serpong, Senin (25/11/2019).

Dijelaskan Benyamin, pihaknya sudah pernah menyampaikan kepada pihak kontraktor maupun Dinas PU, jika ada perbuatan preman atau ormas yang mengkhawatirkan dalam proyek turap segera melapor ke kepolisian. (Baca: Takut Preman, Dinas PU Tangsel Tutup Papan Proyek Pembangunan )

"Jika kontraktornya merasa itu perbuatan yang tidak menyenangkan, itu sudah pidana. Silahkan ke ranah hukum. Saya sudah koordinasi dengan polisi, dan mereka siap menampung aduan-aduan itu," sambungnya.

Dijelaskan Benyamin, laporan itu masuk ke ranah hukum pidana dan deliknya aduan. Sehingga, pemerintah tidak diam menyikapi berbagai gangguan proyek pembangunan.

Menurutnya, pempublikasian nilai anggaran proyek turap yang cukup besar perlu dilakukan untuk transparansi anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk pembangunan."Saya akan dorong kepada Dinas PU sebelum kontraktor melakukan pekerjaan fisik di lapangan, ngobrol dulu dengan kepolisian. Saya masih percaya dengan penegak hukum masih bisa berjalan maksimal," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, proyek SDA DAS Angke, Kali Taman Mangu, di Perumahan Japos, Kecamatan Pondok Aren, dengan pelaksana CV Alda Kontraktor tidak mempublish nilai anggaran proyek tersebut.

Hal ini dipicu oleh ketakutan Dinas PU dan pihak kontraktor terhadap preman dan ormas yang akan meminta jatah dari nilai proyek pembangunan turap Kali Taman Mangu itu.
(ysw)
Berita Terkait
Tangerang Selatan Perpanjang...
Tangerang Selatan Perpanjang Kembali PSBB
PSBB Tangerang Selatan...
PSBB Tangerang Selatan Diperpanjang Hingga 23 Agustus
Tangerang Selatan Targetkan...
Tangerang Selatan Targetkan Juara Umum MTQ Banten
MSI: Mayoritas Warga...
MSI: Mayoritas Warga Tangsel Nyatakan Tangsel Lebih Maju Dibanding Daerah Lain di Indonesia
Pilkada 2020, Benyamin...
Pilkada 2020, Benyamin Janji Dorong Pembangunan MRT di Tangsel
Heboh Beton Penyangga...
Heboh Beton Penyangga Jembatan Baru di Tangsel Miring, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
1 jam yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
1 jam yang lalu
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
2 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
2 jam yang lalu
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
3 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved