Kasus Eks Kapolsek Kebayoran Baru, IPW Anggap Polri Tak Tegas Berantas Narkoba

Minggu, 24 November 2019 - 18:45 WIB
Kasus Eks Kapolsek Kebayoran...
Kasus Eks Kapolsek Kebayoran Baru, IPW Anggap Polri Tak Tegas Berantas Narkoba
A A A
JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, polisi terlibat dalam penggunaan narkoba bukanlah hal baru. Begitu juga dengan kasus eks Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Benny Alamsyah yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

"Bisa dikatakan, setiap tahun jumlahnya bertambah dan yang terlibat bukan hanya polisi kelas bawah, tapi juga sudah menyasar ke perwira menengah," kata Neta saat dihubungi SINDOnews, Minggu (24/11/2019).

Benny Alamsyah bukan pertama kali membuat kesalahan. Kata dia, Benny dianggap menyalahi kode etik ketika foto mesra dengan artis Vitalia Sesha yang tertangkap karena kasus narkoba pada 2015 saat dirinya menjadi Kapolsek Pademangan.

"Saat yang bersangkutan (Benny) menjabat Kapolsek Pademangan, dia juga pernah diduga memberi keistimewaan pada seorang artis yang ditangkap anak buahnya karena terlibat kasus narkoba," tuturnya. (Baca juga: Dicopot, Eks Kapolsek Kebayoran Baru Simpan 4 Paket Sabu di Kantornya )

Kemudian, kata Neta, Benny dicopot dari jabatannya sebagai kapolsek Pademangan dan belum lama ini menjadi Kapolsek Kebayoran Baru dan terkena kasus narkoba. Dari situ, dia menilai, Polri tidak tegas terhadap anggotanya yang terlibat kasus narkoba.

"Dari kasus ini terlihat institusi Polri sesungguhnya tak pernah bertindak tegas terhadap anggotanya yang bermain-main dengan narkoba. Sepanjang institusi Polri tidak tegas, kasus polisi terlibat narkoba akan terus marak melilit institusi kepolisian," kata Neta.

Apalagi, paparnya, ada dua fakta yang menjadi penyebabnya. Pertama, uang haram dari bisnis atau berkolusi dengan narkoba sangat gurih dan menggiurkan banyak pihak, termasuk oknum kepolisian. Kedua, para bandar narkoba senantiasa selalu mengincar dan memanjakan oknum oknum polisi dengan tebaran dana segar agar mereka terjebak dan masuk dalam perangkap jaringan narkoba. (Baca juga: Berkas Kasus Narkoba Eks Kapolsek Kebayoran Baru Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan )

Dia menambahkan, jika dalam situasi seperti ini, institusi Polri dan para elite Polri tidak mampu bersikap tegas, jangan harap jajaran kepolisian bisa bersih dari pengaruh dan perangkap narkoba. Malahan, yang ada jumlah polisi yang menjadi budak narkoba akan terus melonjak.

"Jika situasinya seperti ini, jangan harap bangsa ini akan bisa bebas narkoba, yang ada narkoba menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia karena saking banyaknya rakyat Indonesia yang terlibat narkoba," tegas Neta.
(mhd)
Berita Terkait
Fico Fachriza Masih...
Fico Fachriza Masih Diperiksa Polisi Usai Ditangkap karena Narkoba
Aktor AA Ditangkap Polisi...
Aktor AA Ditangkap Polisi Gara-gara Terjerat Narkoba
Artis Bobby Joseph Kembali...
Artis Bobby Joseph Kembali Ditangkap Kasus Narkoba, Polisi: Kita Amankan Tembakau Sintetis
Reza Artamevia Mengaku...
Reza Artamevia Mengaku Konsumsi Sabu Sejak 4 Bulan Terakhir
Millen Cyrus, Sosok...
Millen Cyrus, Sosok yang Terlahir Laki-laki dan Lebih Nyaman Jadi Perempuan
Pedangdut Inisial VU...
Pedangdut Inisial VU Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
2 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
2 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
2 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
3 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
3 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
3 jam yang lalu
Infografis
Deretan Kasus Anggota...
Deretan Kasus Anggota TNI-Polri Terjerat Judi Online
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved