Bupati Taslim: Stunting Tidak Boleh Ditangani Parsial

Jum'at, 15 November 2019 - 19:36 WIB
Bupati Taslim: Stunting...
Bupati Taslim: Stunting Tidak Boleh Ditangani Parsial
A A A
BUNGKU - Bupati Morowali, Taslim, memimpin Rapat Kerja Pemetaan Program Kegiatan dan Sumber Anggaran dalam mendukung Konvergensi Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting), di Ruang Pola Kantor Bupati Jumat, (15/11/2019).

Rapat yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana Daerah, di hadiri perwakilan OPD terkait penanggulangan stunting di antaranya, Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan DPMDP3A.

Dalam sambutannya, Bupati Morowali Taslim mengatakan bahwa kegiatan rapat kerja tim konvergensi bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program, kegiatan dan sumber pembiayaan terkait percepatan penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Morowali.

Taslim menambahkan bahwa, kegiatan ini harus terlaksana secara terpadu atau konvergen mulai dari tingkat Kabupaten hingga ketingkat Desa dengan agenda analisis situasi, pemetaan dan perencanaan program di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

‘’Stunting tidak boleh dibiarkan dan ditangani secara parsial. Olehnya sangat diperlukan kerjasama semua pihak mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga tingkat Desa, sehingga angka stunting di Morowali dapat diatasi dengan baik sesuai harapan kita bersama,’’ tegas mantan Anggota DPRD Kabupaten Morowali ini.

Ia berharap semua pihak berkomitmen untuk berperan aktif dalam pencegahan stunting di Kabupaten Morowali. ‘’Saya berharap semua pihak dapat mendukung Program-program kegiatan konvergensi percepatan pencegahan anak kerdil atau stunting mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Desa serta dari masing-masing OPD untuk berpartisipasi aktif secara formal. Oleh karena itu, selain OPD terkait, Dinas PMDP3A, juga harus menginstruksikan kepada Pemerintah Desa untuk meyusun anggaran pada program pencegahan Anak Kerdil (Stunting) di masing-masing Desa. Hal ini merupakan bentuk partisipasi aktif pemerintah Desa dalam mendukung pencegahan Stunting di Kabupaten Morowali’’ pungkas Taslim. (hk)
(alf)
Berita Terkait
Korem 132/Tadulako Hadir...
Korem 132/Tadulako Hadir di Kabupaten Morowali
Pemerintah Kabupaten...
Pemerintah Kabupaten Morowali Terima Penghargaan dari BPS RI
Gempa Dangkal Magnitudo...
Gempa Dangkal Magnitudo 4,8 Guncang Morowali
DPRD Morowali Setujui...
DPRD Morowali Setujui Perubahan Propemperda Tahun 2019
Ketua DPRD Kabupaten...
Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara: Kondisi Sudah Kondusif, Aman dan Terkendali
Investasikan Rp20 Triliun,...
Investasikan Rp20 Triliun, KESM Bersama SPSI Bangun Pelabuhan di Morowali
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
39 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
41 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
41 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
54 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved