Melenceng dari Akidah, 7 Aliran Kepercayaan di Bekasi Dinyatakan Sesat

Kamis, 14 November 2019 - 16:01 WIB
Melenceng dari Akidah,...
Melenceng dari Akidah, 7 Aliran Kepercayaan di Bekasi Dinyatakan Sesat
A A A
BEKASI - Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Korpekam) mencatat ada sebanyak 13 aliran kepercayaan di Kabupaten Bekasi. Tujuh di antaranya telah dinyatakan sebagai aliran sesat.

Tujuh aliran kepercayaan yang dinyatakan sesat yakni, Millah Ibrahim, Hidup, Balik Hidup, Surga Eden, Islam Jamaah, Agama Samalullah atau yang lebih dikenal Lia Eden, Al Qiyadah Al Islamiyah dan Jemaat Ahmadiyah. (Baca: Diduga Sebar Ajaran Sesat, 3 Anggota Mahesa Kurung Ditangkap )

"Hasil identifikasi kami, terdapat 13 aliran kepercayaan yang tumbuh di Kabupaten Bekasi. Dari 13 aliran tersebut, hanya tujuh yang dinilai aliran sesat," ungkap Ketua Tim Korpakem Kabupaten Bekasi, Raden Rara Mahayu Dinas Suryandari, Kamis (14/11).

Menurut Mahayu, sejauh ini, beberapa aliran kepercayaan itu memiliki kesamaan dengan ajaran agama Islam. Hanya saja, paham yang diyakini sudah menyalahi akidah. Salah satunya, ajaran tersebut tidak mengimani Nabi Muhamad sebagai Rasul.

Salah satu contohnya, aliran Hidup di Balik Hidup yang meyakini bahwa pimpinan mereka pernah berdialog dengan Tuhan. Kemudian para malaikat, Nabi Muhammad dan mengaku pernah melihat alam barzah, surga, serta neraka. Hingga akhirnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memutuskan aliran itu sesat.

Bahkan, banyak diantara pimpinan mereka dihukum dalam kasus penistaan agama."Kita bisa melihatnya beberapa tahun kebelakang," kata perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi ini. (Baca juga: Aliran Ini Mewajibkan Wanita Bersetubuh dengan Guru, Warga Depok Resah )

Mahayu menambahkan, Tim Korpakem masih terus melakukan pemantauan sekaligus pendekatan terhadap masyarakat yang menganut sejumlah paham tersebut. Koordinasi terus dilakukan dengan sejumlah pihak terutama ulama untuk turut serta melakukan pendekatan, yang mana kegiatan ini agar mereka tidak terjebak dalam aliran tersebut.

Sementara Polrestro Bekasi akan bekerja sama dengan intansi terkait untuk mengedepankan upaya preventif dalam menghadapi berkembang pesatnya aliran sesat tersebut."Kita akan bersama-sama kedepannya melakukan upaya preventif," kata Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Chandra Sukma Kumara.

Saat ini, kata dia, pihaknya terus berkordinasi dengan Kejaksaan Negeri Bekasi, MUI, FKUB dan Kementerian Agama dalam menghadapinya. Untuk realisasinya, polisi akan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Hal itu dimaksudkan agar dialog dengan penganut aliran sesat itu berjalan lancar.

"Melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk dialog dengan mereka," ungkapnya. Namun, kata dia, tidak menutup kemungkinan penyebar aliran sesat dapat dipidana, jika mereka sudah mulai menyebarkan secara masif.

"Upaya kami juga dengan melakukan deteksi dini agar aliran sesat tak tersebar luas," ucapnya.
(ysw,ars)
Berita Terkait
Gempar, Pria di Maros...
Gempar, Pria di Maros Minta Izin Presiden Jokowi Buat Aliran Kepercayaan Baru ‘Tilaco’
Usai Bahas Dugaan Aliran...
Usai Bahas Dugaan Aliran Sesat Yayasan Nur Mutiara, MUI Sulsel Akui Belum Keluarkan Fatwa
PBNU Minta Pemerintah...
PBNU Minta Pemerintah Serius Tangani Aliran Bab Kesucian di Gowa
Antisipasi Munculnya...
Antisipasi Munculnya Aliran Sesat, Kejari Sinjai Gelar Rakor Pakem
Korban Tewas Aliran...
Korban Tewas Aliran Sesat Kenya Capai 95 Orang, 8 di Antaranya Anak-anak
Heboh Ada Aliran Almahdi...
Heboh Ada Aliran Almahdi di Lampung Utara, Anggota Wajib Setor Uang Bulanan
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
10 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
17 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
19 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved