Sudah 7 Hari WNA yang Hilang di Pulau Sangiang Belum Ditemukan
Sabtu, 09 November 2019 - 19:28 WIB
Sudah 7 Hari WNA yang Hilang di Pulau Sangiang Belum Ditemukan
A
A
A
SERANG - Operasi SAR tiga Warga Negara Asing (WNA) yang hilang saat menyelam di sekitar perairan Pulau Sangiang, Serang, Banten sudah memasuki hari ke tujuh. Berdasarkan hasil evaluasi, oprasi SAR diputuskan untuk diperpanjang selama tiga hari ke depan.
Kepala Basarnas Banten M Zaenal Arifin mengatakan, berdasarkan SOP proses pencarian dilakukan selama 7 hari. Namun, hasil evaluasi proses pencarian diperpanjang selama tiga hari dari tanggal 10, 11, 12 November 2019 kedepan.
"Dengan mempertimbangkan dan seizin kepala basarnas selaku sar kordinator maka diputuskan bahwa operasi sar akan diperpanjang 3 hari ke depan. Setelah itu kita evaluasi kembali," kata Zaenal di Posko Sar Gabungan di Pelabuhan Merak, Sabtu (9/11/2019).
Tiga hari kedepan, potensi SAR dari unsur TNI, Polri akan melakukan penyisiran baik dari udara, permukaan laut dan dasar laut di lokasi-lokasi yang belum dilakukan pencarian. "Ada titik-titij yang dilakukan pencarian ini perlu kembali diyakinkan bahwa area tersebut clear bersih dan korban tidak ada di sana," ujarnya.
Tim penyelam pun akan kembali mencari hingga kedalaman 40 meter dari permukaan. Sebab, ketiga WNA yakni Tan Xuz Tao, Wan Bzng Yang, Tian Yun yang saat dilaporkan hilang masih mengenakan perlengkapan lengkap selam. "Dalam permukaan air ada area patut lebih diselami dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan lagi korban ada dimana," kata dia. (Baca: 3 Warga China yang Hilang di Pulau Sangiang Merupakan Penyelam Profesional).
Dia menambahkan, seluruh tim sar gabungan sejauh ini sudah berupaya bersungguh-sunggung secara maksimal mencari ketiganya hingga perairan Lampung, Gunung Anak Krakatau bahkan Pulau Panaitan, Pandeglang. "Kuta sudah berupa guna berbakti sama nusa dan bangsa dan juga untuk membantu saudara kita baik dari singapura baik republik rakyat tiongkok," tandasnya.
Kepala Basarnas Banten M Zaenal Arifin mengatakan, berdasarkan SOP proses pencarian dilakukan selama 7 hari. Namun, hasil evaluasi proses pencarian diperpanjang selama tiga hari dari tanggal 10, 11, 12 November 2019 kedepan.
"Dengan mempertimbangkan dan seizin kepala basarnas selaku sar kordinator maka diputuskan bahwa operasi sar akan diperpanjang 3 hari ke depan. Setelah itu kita evaluasi kembali," kata Zaenal di Posko Sar Gabungan di Pelabuhan Merak, Sabtu (9/11/2019).
Tiga hari kedepan, potensi SAR dari unsur TNI, Polri akan melakukan penyisiran baik dari udara, permukaan laut dan dasar laut di lokasi-lokasi yang belum dilakukan pencarian. "Ada titik-titij yang dilakukan pencarian ini perlu kembali diyakinkan bahwa area tersebut clear bersih dan korban tidak ada di sana," ujarnya.
Tim penyelam pun akan kembali mencari hingga kedalaman 40 meter dari permukaan. Sebab, ketiga WNA yakni Tan Xuz Tao, Wan Bzng Yang, Tian Yun yang saat dilaporkan hilang masih mengenakan perlengkapan lengkap selam. "Dalam permukaan air ada area patut lebih diselami dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan lagi korban ada dimana," kata dia. (Baca: 3 Warga China yang Hilang di Pulau Sangiang Merupakan Penyelam Profesional).
Dia menambahkan, seluruh tim sar gabungan sejauh ini sudah berupaya bersungguh-sunggung secara maksimal mencari ketiganya hingga perairan Lampung, Gunung Anak Krakatau bahkan Pulau Panaitan, Pandeglang. "Kuta sudah berupa guna berbakti sama nusa dan bangsa dan juga untuk membantu saudara kita baik dari singapura baik republik rakyat tiongkok," tandasnya.
(nag)