Pulang Sekolah, 2 Siswi Alami Luka Bakar Disiram Cairan Kimia di Kebon Jeruk

Rabu, 06 November 2019 - 19:26 WIB
Pulang Sekolah, 2 Siswi...
Pulang Sekolah, 2 Siswi Alami Luka Bakar Disiram Cairan Kimia di Kebon Jeruk
A A A
JAKARTA - Dua siswi SMP menjadi korban penyiraman cairan kimia oleh orang tak dikenal di Jalan Kebon Jeruk Raya, Jakarta Barat . Akibatnya, salah satu korban bernama AR mengalami luka bakar serius di bagian bahu, tangan dan badan.

AR saat ini menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sementara korban lainnya, PR mengalami luka bakar ringan di tangan.

PR mengatakan, peristiwa itu terjadi saat diia dan Aurel berjalan kaki seusai pulang sekolah di Jalan Kebon Jeruk Raya pada Selasa, 5 November 2019 petang. Tiba-tiba, dari arah berlawanan datang seorang pemuda mengendarai sepeda motor yang memepetnya serta menyiramkan air ke arah mereka.

"Kita habis turun dari angkot, pas lagi jalan ada orang naik motor pakai baju abu-abu bawa gelas plastik yang isinya enggak tahu air apa, dan pelaku menyiramkan air itu ke kita," kata PR kepada wartawan Rabu (6/11/2019).

Usai menyiram ke tubuhnya, pelaku sempat mengambil kembali gelas tersebut sebelum melarikan diri. Korban menduga awalnya hanya disiram air biasa lantaran belum ada efek yang ditimbulkan.

Baru setelah air mengering, kulit terasa panas seperti lilin. Seluruh tubuh kemudian kaku hingga melepuh. "Saya enggak kenal pelaku dan juga enggak punya masalah akhir-akhir ini," tuturnya.

Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Erick Sitepu mengatakan, cairan yang melukai dua siswi SMP bukanlah air keras. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan sampel yang telah dilakukan Puslabfor Polri.

"Klarifikasi ya bukan air keras tapi cairan kimia. Sampel barang buktinya sudah dibawa ke Labfor untuk dianalisa," kata Erick dikonfirmasi.

Selain menganalisa cairan yang membuat dua siswi SMP alami luka bakar, Erick menuturkan, saat ini masih memburu keberadaan pelaku. Sejumlah saksi termasuk kedua korban juga sudah dimintai keterangan."Semoga cepat tertangkap pelakunya," ucap Erick.
(whb)
Berita Terkait
Kekerasan Terhadap Perempuan...
Kekerasan Terhadap Perempuan di Sumsel Masih Tinggi
Special Report iNews,...
Special Report iNews, Jumat Hari ini Pukul 15.30: Balita Tumbal Konflik Orang Tua
Live, iNews Siang di...
Live, iNews Siang di iNews dan RCTI+ Selasa Pukul 11.00: Tega! Ayah Aniaya Bayi 3 Bulan
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Berita Terkini
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
53 menit yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
1 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
1 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
1 jam yang lalu
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
2 jam yang lalu
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved