Hari Kebangkitan Masyarakat Adat hanya di Kabupaten Jayapura

Senin, 04 November 2019 - 14:47 WIB
Hari Kebangkitan Masyarakat...
Hari Kebangkitan Masyarakat Adat hanya di Kabupaten Jayapura
A A A
SENTANI - Memasuki Tahun keenam, Kabupaten Jayapura secara rutin telah menyelenggarakan HUT Kebangkitan Masyarakat Adat. Penggiat masyarakat Adat, Abdon Nababan mengatakan, secara Nasional baru Kabupaten Jayapura yang memiliki Hari Kebangkitan Masyarakat Adat. Menurutnya, banyak daerah di Indonesia yang memperhatikan persoalan sosial masyarakat adat, tetapi mereka tidak memiliki hari kebangkitan masyarakat adat layakanya Kabupaten Jayapura. Apalagi HUT diperingati secara rutin dalam sebuah pesta budaya dan pameran benda-benda bersejarah yang dilakukan sendiri oleh masyarakat adat.

“Sebagai aktifis masyarakat adat yang intens bersuara bagi kaum masyarakat adat selama dua puluh tahun ini, baru kabupaten Jayapura yang menyelenggarakan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat,” ujar Abdon Nababan di Sentani Kamis (31/10/2019).

Dikatakan, untuk enam tahun yang rutin dilaksanakan sebagai hari Kebangkitan Masyarakat Adat di daerah ini, masyarakat harusnya bersyukur dan hidup dalam pola sosial masyarakat yang tertata dengan aturan-aturan yang baku sejak dunia ini diciptakan.

“Jaman dulu mana ada Perda, Perbup apalagi undang-undang. Tetapi tata cara dan aturan kehidupan masyarakat di masa lampau telah mencerminkan sebuah aturan baku yang ada secara alami,” jelasnya.

Menurutnya, tata cara dan aturan di masa lampau benar-benar ditaati dan dituruti oleh masyarakat adat pada masa itu. Sehingga, dalam masa-masa kebangkitan masyarakat adat saat ini hal-hal seperti itu yang harus dikembalikan dan dilaksanakan oleh masyarakat adat di daerah ini.

“Walaupun tidak tertulis seperti kitab perundang-undangan serta peraturan layaknya zaman modern ini, tetapi masyarakat adat sadar dan tahu mana yang dapat dilakukan dan yang tidak dapat dilakukan dalam konteks masyarakat adat secara luas,” katannya.

Sementara itu, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, enam tahun sebelumnya, bahkan belasan dan puluhan tahun lalu, masyarakat adat sama sekali tidak mendapat tempat bahkan dilupakan.

Bupati menjelaskan, masyarakat adat dimanfaatkan dalam momen-momen tertentu saja. Sementara pemberdayaan, kebebasan dan perlakuan atas hak dan kewajiban sama sekali tidak diberikan kepada masyarakat adat pada waktu itu.

“Kita mau masyarakat adat hari ini berdiri di atas jati diri mereka sendiri, mengelola semua yang potensi unggulan di masing-masing kampung. Ketika ada persoalan, penyelesaianya tidak di jalan-jalan, tetapi diselesaikan di atas para-para adat. Masyarakat adat diberikan kewenangan sepenuhnya untuk mengatur hidup mereka dengan semua yang dimiliki saat ini, sekalipun ada intervensi pihak luar yang datang merongrong keberadaan mereka,” paparnya.
(atk)
Berita Terkait
Bupati Jayapura: Ibadah...
Bupati Jayapura: Ibadah di Zona Merah Tetap Ditiadakan
PKK Kabupaten Jayapura...
PKK Kabupaten Jayapura Salurkan Bantuan Terkena Dampak Covid 19
Penyuluh Pertanian Lapangan...
Penyuluh Pertanian Lapangan Wajib Dampingi Petani Dikampung
Jayapura Vaksinasi 24...
Jayapura Vaksinasi 24 Orang yang Penuhi Syarat
Bupati Mathius: Milik...
Bupati Mathius: Milik Pemerintah, Wisma Atlet Tetap digunakan
Pemda Jayapura Siagakan...
Pemda Jayapura Siagakan Tiga Posko Pengawasan
Berita Terkini
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
25 menit yang lalu
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
31 menit yang lalu
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
42 menit yang lalu
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
43 menit yang lalu
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
57 menit yang lalu
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
1 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved