Bapenda Kobar Tidak Akan Lepas Spanduk Sebelum Swiss-Belinn Bayar Rp5 Miliar

Senin, 04 November 2019 - 11:35 WIB
Bapenda Kobar Tidak...
Bapenda Kobar Tidak Akan Lepas Spanduk Sebelum Swiss-Belinn Bayar Rp5 Miliar
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Tim Yustisi Kotawaringin Barat (Kobar) tidak akan mencabut stiker dan spanduk tunggakan pajak di area hotel, sebelum manajemen Swiss-Belinn Hotel Pangkalan Bun membayar kewajiban pajak daerah mencapai Rp5 miliar lebih.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kobar, Molta Dena mengatakan, pihaknya akan mencabut spanduk di Swiss-Belinn Pangkalan Bun jika telah melakukan pembayaran. Namun sampai saat ini pihak hotel belum memberikan jawaban mengenai kewajibannya.

"Hingga hari ini pihak Swiss-Belinn Hotel Pangkalan Bun belum menyampaikan surat pernyataan kesanggupan pembayaran," ujarnya saat ditemui di ruang kerjannya, Senin (4/11/2019). (Baca juga; Menunggak Pajak Rp5 Miliar, Hotel di Pangkalan Bun Dipasangi Spanduk )

Pada prinsipnya, lanjut dia, spanduk akan dilepas jika pihak hotel Swiss-Belinn telah melakukan pembayaran. Dalam surat pernyataan itu ditawarkan pembayaran secara angsur hingga akhir 2019. "Sesuai permintaan dari pemda, pihak Swiss-Belinn agar melunasinya hingga akhir 2019," ungkapnya.

Molta Dena menyampaikan, pada saat Tim Yustisi akan memasang spanduk teguran atas tunggakan pajak daerah pihaknya hanya bertemu staf accounting dan tidak bisa mengambil keputusan. Kemudian dirinya menyerahkan surat pernyataan kesanggupan pembayaran untuk di tanda tangani. “Namun kata staf accounting menunggu kedatangan General Manajer,” sebutnya.

Dalam surat pernyataan itu, ditawarkan proses pembayaran 14 hari pertama setelah pemasangan spanduk, pihak hotel bisa membayar sebesar Rp1,5 miliar. Kemudian satu bulan bisa mengangsur sebesar Rp 2,5 miliar, sehingga pada waktu 60 hari sudah lunas semuanya.

"Tapi kami belum tahu bagaimana kesanggupan pihak hotel Swiss-Belinn karena belum ada yang bertanda tangan di draf surat pernyataan yang kami buat,” sebutnya.

Dalam operasi Yustisi kata Molta Dena setiap tindakan dan kelanjutan tindakan, akan dibawa ke rapat yang dipimpin langsung Ketua Yustisi yakni Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah. Dalam rapat itu Bapenda minta tanggapan langkah selanjutnya, karena lebih berdimesi hukum dan melibatkan semua pemangku hukum.

Diinformasikan, sebelumnya pada Kamis, 31 November 2019, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kobar bersama Tim Yustisi telah memasang spanduk teguran tunggakan pajak daerah kepada Hotel Swiss-Belinn Pangkalan Bun di Jalan Ahmad Yani. Sebab, pihak hotel menunggak pajak sebesar Rp5.038.524.079,38.
(wib)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
4 jam yang lalu
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
4 jam yang lalu
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
4 jam yang lalu
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
6 jam yang lalu
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
7 jam yang lalu
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
7 jam yang lalu
Infografis
Israel akan Bayar Mahal...
Israel akan Bayar Mahal jika Bunuh Pemimpin Hamas di Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved