Atasi Kekeliruan Sistem E-Budgeting, Bappeda DKI Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 30 Oktober 2019 - 21:53 WIB
Atasi Kekeliruan Sistem...
Atasi Kekeliruan Sistem E-Budgeting, Bappeda DKI Tingkatkan Pengawasan
A A A
JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta akan lebih teliti dalam melakukan pengawasan, penyisiran dan pengecekan komponen yang dibuat oleh Satuan Perangkat Kerja Daerah, dalam rangka menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Kepala Bappeda DKI Jakarta Sri Mahendra Satria Wirawan mengatakan, apa yang dikerjakan oleh SKPD dalam pengisian komponen sehingga menimbulkan masalah, menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Tapi perlu diakui, masih ada SKPD yang memasukkan komponen yang tidak sesuai. Itu kami sadari, pengawasan memerlukan pendalaman, juga di SKPD," ujar Mahendra saat jumpa pers di Balai Kota, Rabu (30/10/2019).

Menurut Mahendra, apa yang tengah terjadi saat ini bukanlah sesuatu yang harus dibesar-besarkan. Pasalnya, SKPD sudah mulai memasukkan detail kegiatan di e-Budgeting pada pekan ke IV Maret hingga pekan pertama Juli 2019. Namun, karena sistem e-Budgeting saat ini mengharuskan input komponen sebagai pembentuk harga, hal ini mengakibatkan beberapa kegiatan belum memiliki komponen.

"Kalau komponennya tidak disusun, maka pagu (batas maksimal anggaran) kegiatan tersebut tidak akan muncul. Ketika e-komponennya tidak ada, maka teman-teman SKPD membuat ‘jembatan’ supaya kegiatan itu bisa tetap ada. Tapi, ini masih proses, menuju kepada perbaikan, sepanjang ini pula teman-teman SKPD mengusulkan komponen bersama BPAD dan BPKD," terangnya.

Mahendra menambahkan bahwa dalam persoalan ini sejatinya Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan telah memerintahkan kepada semua SKPD untuk melakukan penyisiran ulang. Arahan terakhir oleh Gubernur Anies disampaikan sebanyak dua kali yakni pada 9 dan 23 Oktober 2019.

"Penyisiran dan pengecekan terhadap komponen anggaran pun akan ditingkatkan, dengan batas akhir pembahasan bersama DPRD Provinsi DKI Jakarta pada 30 November 2019," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Protes Pengesahan P2APBD,...
Protes Pengesahan P2APBD, F-PAN DPRD DKI: Harus Transparansi
Anies Lantik 12 Pejabat...
Anies Lantik 12 Pejabat Tinggi di Pemprov DKI
Walk Out saat Paripurna,...
Walk Out saat Paripurna, DPRD DKI Minta Anies Kembalikan Pokir
Perda P2APBD DKI Jakarta...
Perda P2APBD DKI Jakarta 2019 Disahkan, Anies Berpantun
Anies Baswedan Dapat...
Anies Baswedan Dapat Penghargaan Lagi, Pemprov DKI Raih Top Digital Awards 2020
7 Aksi Anies Baswedan...
7 Aksi Anies Baswedan di Forum Internasional Tahun 2021
Berita Terkini
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
43 menit yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
1 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
2 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
2 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
2 jam yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved