Kerap Dinomorduakan Rumah Sakit, Masyarakat Keberatan Iuran BPJS Naik

Rabu, 30 Oktober 2019 - 17:07 WIB
Kerap Dinomorduakan...
Kerap Dinomorduakan Rumah Sakit, Masyarakat Keberatan Iuran BPJS Naik
A A A
JAKARTA - Masyarat mengaku keberatan dengan kenaikan iuran BPJS Keehatan yang berlaku pada awal 2020 hingga 100 persen. Apalagi jika kenaikan iuran tersebut tidak dibarengi dengan pelayanan yang baik.

Pedagang Kue di Semanggi Jakarta Selatan, Nasar mengatakan, naiknya besaran iuran BPJS dianggap memberatkan masyarakat, terutama kelas menengah ke bawah. Padahal, pelayanan BPJS sendiri pun masih kurang baik.

"Kalau iurannya naik tapi pelayanannya tak naik sama saja bohong. Lagi pula apa sih urgensinya naik? Bukan malah meringankan beban masyarakat, malah malah menambah beban," ujarnya saat berbincang di kawasan Semanggi, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Padahal masyarakat kelas menengah ke bawah, seperti dirinya memilih daftar BPJS untuk memudahkannya melakukan pembiayaan saat harus berada di rumah sakit. Dengan BPJS, dia pun tak perlu pusing memikirkan uang untuk biaya rumah sakit. (Baca: Perpres Diteken, Iuran BPJS Naik Per 1 Januari 2020 )

"Bukannya dimudahkan masyarakat ini, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Ini malah dipersulit lagi oleh pemerintah dengan menaikan iurannya," katanya.

Sementara itu, salah satu karyawan swasta di Semanggi, Apit menambahkan, naiknya besaran iuran BPJS tentunya harus dibarengi dengan naiknya fasilitas dan layanan bagi masyarakat.

Karena jika lyanan tidak ditingkatkan, yang bakal dirugikan yakni peserta BPJS itu sendiri. "Bila pelayanannya masih sama-sama saja dan fasilitasnya juga, buat apa juga dinaikan," ujarnya.

Sejauh ini, lanjutnya, peserta BPJS mengeluhkan proses pengurusannya yang lama. Belum lagi pihak rumah sakit ada yang menomorduakan pasien BPJS kan.

"Jadi harusnya itu pelayanannya dahulu ditingkatkan, Bila merata pelayanannya dan sudah baik, okelah dinaikan," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
8 Juta Masyarakat Ikut...
8 Juta Masyarakat Ikut Cek Kesehatan Gratis, 3 Penyakit Ini Paling Banyak Ditemukan
Relawan Ganjar Bantu...
Relawan Ganjar Bantu Masyarakat Dapat Akses Kesehatan Gratis
Layanan Kesehatan Homecare...
Layanan Kesehatan Homecare Lorong ke Lorong
Tim Perahu Sehat Pulau...
Tim Perahu Sehat Pulau Bahagia Hadirkan Layanan Kesehatan ke Pulau-Pulau Terpencil
Jangkau Pelosok Negeri,...
Jangkau Pelosok Negeri, Tim Medis Puskesmas Tompobulu Sediakan Layanan Kesehatan Gratis
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
12 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
12 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
13 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
13 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
13 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved