Pelarangan Odong-odong Dinilai Matikan Mata Pencaharian

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 19:26 WIB
Pelarangan Odong-odong...
Pelarangan Odong-odong Dinilai Matikan Mata Pencaharian
A A A
JAKARTA - Komunitas mobil odong-odong atau kereta mini menolak keras terkait adanya larangan mobil odong-odong melintas di jalanan Ibu Kota . Komunitas Odong-odong menilai larangan tersebut mematikan mata pencaharian masyarakat.

"Kita ingin odong-odong tetap beroperasi, karena kita hidup dari sini. Ya kita menolak larangan itu," ungkap Sekretaris Komunitas Odong-odong Anglingdarma, Muhammad Yasin di pul odong-odong Jalan Manunggal, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (25/10/2019).

Yasin menuturkan, terkait larangan operasional mobil odong-odong, pihaknya telah mendapat peringatan tertulis dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur. Pemerintah, lanjut dia, hanya sebatas memberikan larangan tanpa adanya solusi untuk mencari jalan keluar setelah adanya larangan operasional mobil odong-odong.

"Kita sudah terima surat edarannya. Kita masih pakai pintu, kita cukup aman karena kapasitas penumpang tidak berdesakan. Apalagi pajak kita hidup dan punya SIM," terang Yasin. (Baca: Bahayakan Penumpang, Dishub DKI Akan Tertibkan Mobil Odong-odong)

Yasin mewakili para pemilik dan pengemudi mobil odong-odong meminta agar operasional tidak dilarang, karena sejatinya mobil odong-odong yang kerap melayani kunsumen di Jakarta tidak membuat onar, apalagi menyebabkan nyawa seseorang melayang.

"Kita selama ini tidak pernah kecelakaan, semua aman. Kita kemarin bersurat minta odong-odong tetap bisa beroperasi di jalanan kampung dan pada Sabtu Minggu kita izin melintas di jalan raya untuk akses ke tempat wisata tapi dapat penolakan dari dinas," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Sopir Odong-odong Tertabrak...
Sopir Odong-odong Tertabrak Kereta di Serang Jadi Tersangka
Rombongan Odong-odong...
Rombongan Odong-odong Pembawa Wisatawan Dihentikan, Penumpang Diturunkan
Odong-odong Tina Turner...
Odong-odong Tina Turner Ternyata Menjadi Incaran Selebritis Dunia
Korban Odong-odong Maut...
Korban Odong-odong Maut di Serang Bertambah Jadi 10 Orang
Kesaksian Mengerikan...
Kesaksian Mengerikan Warga, Dengar Benturan Keras Lihat Korban Odong-odong Berserakan
Ratusan Sopir Angkot...
Ratusan Sopir Angkot Datangi Kantor Bupati Karawang Protes Mobil Odong-odong
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
6 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
6 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
8 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
8 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
8 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
8 jam yang lalu
Infografis
IRGC Lumpuhkan 69 Mata-mata...
IRGC Lumpuhkan 69 Mata-mata Mossad saat Beroperasi di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved