Cegah Teroris dan Prostitusi, Pemkot Jakbar Sisir Rumah Indekos

Kamis, 24 Oktober 2019 - 17:02 WIB
Cegah Teroris dan Prostitusi,...
Cegah Teroris dan Prostitusi, Pemkot Jakbar Sisir Rumah Indekos
A A A
JAKARTA - Sejumlah rumah indekos di kawasan Jakarta Barat di razia petugas Satpol PP, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2019). Mereka mencari sejumlah pelanggaran mulai dari melanggar pajak, pelanggar adminstrasi, hingga tata tertib tak luput dari pemantauan.

Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat mengatakan penindakan ini merupakan upaya yang dilakukan pihak terhadap rumah indekos yang ada di Jakarta Barat. Sebab, ia mensinyalir banyak indekos yang disalahgunakan, mulai dari praktik mesum hingga tempat tinggal teroris.

Karena itu, dalam menyisir rumah indekos di delapan kecamatan, pihaknya melibatkan sejumlah aparat TNI dan Polri. Hasilnya sejumlah kontrakan tercatat melanggar. “Mulai dari tak berijin hingga tak membayar pajak,” ucapnya, Kamis (24/10/2019).

Selain merazia rumah indekos, Tamo juga menindak sejumlah panti panti pijat yang ada dilingkungan Jakarta Barat. Beberapa kawasan seperti Taman Sari dan Cengkareng yang di sinyalir banyak tempat pijat tak luput dari pemeriksaan petugas. “Mereka nantinya kami data untuk melakukan sidang tipiring,” ucapnya.

Tamo menegaskan kegiatan ini bakal rutin dilakukan pihaknya. Sejumlah manpol di tingkat kecamatan telah diminta merazia indekos minimal sebulan sekali.

Menindaklanjuti hal itu, Kecamatan Tambora melakukan razia, Kamis (24/10/2019) pagi. Hasil banyak penghuni indekos yang melanggar, mereka tak mampu menunjukan identitas setelah sejumlah unit kamarnya di gedor petugas. (Baca: Pemerintah Kota Jakarta Barat Ultimatum Panti Pijat )

Camat Tambora, Bambang Sutarna mengatakan selain merazia penghuni, pihaknya juga merazia sejumlah ijin rumah indekos. Mereka yang terbukti tak berizin diberikan sanksi dan diarahkan memproses izinnya. “Setiap usaha harus izin, izin dilakukan kadang gak berat paling tidak menambah pajak daerah,” ucapnya.

Termasuk soal keberadaan konveksi yang menjamur di Tambora. Selain meminta adanya izin, Bambang mengatakan, kontrol keamanan dan produksi standar harus diterapkan.
Dalam kesempatan itu, ia juga meminta pengusaha untuk merampungkan identitas karyawanya. “Di dalamnya pentingnya izin supaya terlindungi semua yang ada disitu,” ucapnya.

Sementara bagi yang terjaring, Bambang memaklumi mereka yang terjaring. Sebab beberapa diantara yang kena diketahui masih baru sampai Jakarta dan belum mengurus domisi. “Makanya tadi kami arahkan untuk memproses domisilinya,” tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemkot Jakbar Ancam...
Pemkot Jakbar Ancam Tutup Pijat Esek-esek Berkedok Kedai Kopi
Amankan Masa Transisi...
Amankan Masa Transisi PSBB, Tiga Pilar Jakarta Barat Cek Kesiapan Pasar Kopro
Pemkot Jakbar Tangani...
Pemkot Jakbar Tangani Banjir di Tegal Alur, Tokoh Pemuda: Terus Keruk Sumbatan
Bikin Keramaian saat...
Bikin Keramaian saat PSBB, Satpol PP Pastikan Bubarkan Pasar Malam
Tak Ingin Terlena, Jakbar...
Tak Ingin Terlena, Jakbar Rutinkan Razia Pemakaian Masker di Pasar-pasar
Ilegal, Pemkot Jakut...
Ilegal, Pemkot Jakut Bakal Bongkar Bangunan Prostitusi Gang Royal
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
2 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
2 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved