Krisis Air Bersih, Warga Sikka Minum Air Kotor dan Bau

Jum'at, 18 Oktober 2019 - 09:51 WIB
Krisis Air Bersih, Warga...
Krisis Air Bersih, Warga Sikka Minum Air Kotor dan Bau
A A A
KABUPATEN SIKKA - Ratusan warga Kampung Hoder, Dusun Habijanang, Desa Wairbleler, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa minum air kotor dan bau dari sumber mata air Wair Koro di perbukitan pinggir kampung. Pasalnya sejak kemarau panjang melanda dua bulan lalu, sumur dan sumber mata air warga mengering. Warga mengangkut air kotor dan bau tersebut dengan menggunakan ember dan jerigen.

Mama Marselina, salah seorang warga Kampung Hoder, mengaku setiap harinya dia harus berjalan kaki sekitar 1 km dari rumahnya untuk mengambil air. Selain itu, Mama Marselina harus atre dua sampai tiga jam karena panjangya antrean warga. "Itu pun cuma dapat 5 liter, karena kubangan yang menampung air dari mata air mengalir kecil," ujar Mama Marselina.

Senada dengan Mama Marselina, Mama Yosefina Nona Lehan, menambahkan, dalam sehari keluarganya membutuhkan 20 liter air untuk masak dan mandi. Dia terpaksa tetap mengkonsumsi air kotor dan bau, karena tidak punya pilihan lain. "Setelah dibawah ke rumah, air kotor disaring dulu dengan penyaring. Kemudian, air yang sudah disaring disimpan 2-3 jam. Baru setelah itu digunakan untuk memasak dan minum sekeluarga. Sedangkan untuk mandi sudah ditakar secukupnya saja," kata Mama Yosefina Nona Lehan.

Tokoh Muda Desa Wairbleler, Hilarius Pare mengatakan, warga mengambil air kotor dan bau sejak Juli lalu hingga sekarang. Saat ini, warga Kampung Hoder yang terdiri dari 3 wilayah RT dengan 68 Kepala Keluarga (KK) mengalami krisis air. Terkait krisis air yang terjadi, pihaknya belum mendapatkan bantuan air bersih dari Pemkab Sikka, baru sebatas bantuan tangki air dari Keuskupan Maumere. Air dipakai sampai dua minggu lamanya. Setelah itu, warga membeli air tangki seharga Rp175.000 sampai Rp200.000 per satu tangki air.

"Warga Kampung Hoder sangat mengharapkan adanya bantuan air bersih dari Pemkab Sikka.
"Pak Bupati ada janji mau bangun sumur bor bagi warga Dusun Habijanang dan Dusun Wolomapa. Kami sungguh berharap janji ini bisa direalisasikan, sehingga bisa mengatasi kendala kesusahan air yang kami hadapi dari tahun ke tahun," tutur Hilarius Pare.
(zil)
Berita Terkait
Kekeringan, Warga Sikka...
Kekeringan, Warga Sikka Cari Air Bersih dengan Berjalan Kaki 3 Km Setiap Hari
Dampak Kemarau Panjang,...
Dampak Kemarau Panjang, Partai Perindo Dorong Semua Pihak Bantu Air Bersih ke Warga Sikka NTT
3.921 Warga Sukamukti...
3.921 Warga Sukamukti Cikarang Dipasok 80.000 Liter Air Bersih
Musim Kemarau, 12 Kecamatan...
Musim Kemarau, 12 Kecamatan di Majalengka Rawan Kekurangan Air Bersih
Warga Desa Tumpabiring...
Warga Desa Tumpabiring Maros Kesulitan Air bersih
Sudah Dua Bulan Ini...
Sudah Dua Bulan Ini Warga Winongan Pasuruan Alami Kekeringan
Berita Terkini
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 menit yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
43 menit yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
9 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
9 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
11 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved