Pantai Barat dan Timur Pangandaran Ditata Ulang untuk Dongkrak PAD

Rabu, 16 Oktober 2019 - 15:35 WIB
Pantai Barat dan Timur...
Pantai Barat dan Timur Pangandaran Ditata Ulang untuk Dongkrak PAD
A A A
PANGANDARAN - Penataan kawasan wisata pantai barat dan timur Pangandaran, Jawa Barat akan jadi potensi meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran Undang Sobharudin mengatakan, PAD dari sektor wisata salah satunya dipengaruhi angka kunjungan.

"Jika kunjungan wisata banyak PAD bakal meningkat begitupun sebaliknya jika kunjungan sedikit maka PAD akan menurun," kata Undang.

Undang menambahkan, dengan adanya penataan kawasan objek wisata pantai barat dan timur Pangandaran, bakal jadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung.

"Pengunjung wisata ke pantai Pangandaran sejak tahun 2013 hingga tahun 2018 fluktuatif," tambahnya.

Pada tahun 2013 pengunjung pantai Pangandaran sebanyak 1.213.200. Perinciannya 1.209.200 wisatawan nusantara, dan 4.059 wisatawan mancanegara. Dari kunjungan tersebut retribusi PAD mencapai Rp3 miliar lebih.

Sedangkan di tahun 2018 naik menjadi 2.789.905 wisatawan. Jumlah tersebut terdiri dari 2.787.767 wisatawan nusantara, dan 2.138 wisatawan mancanegara. Kunjungan tersebut menghasilkan retribusi PAD sekitar Rp13,9 miliar.

"Kami optimistid setelah penataan kawasan objek wisata pantai barat dan timur Pangandaran pengunjung bakal lebih banyak dan betah lama menikmati wisata yang ada di Pangandaran," papar Undang.

Apalagi, ke depan bakal dibangun tempat untuk pengunjung berjalan kaki yang bakal mempermudah akses dari satu tempat ke tempat lain.

Undang juga menjelaskan, di lokasi penataan pantai barat dan timur Pangandaran akan dilengkapi sarana septic tank biofil.

"Septic tank biofil sangat ramah lingkungan hal itu akan menjamin kebersihan sanitasi," jelasnya.

Septic tank biofil merupakan terobosan baru dari sebuah inovasi dan pengembangan septic tank konvensional.

"Hasil dari septic tank biopil bakal menghasilkan air yang jernih dan tidak mengeluarkan bau, sehingga cocok didirikan di lokasi penataan objek wisata pantai barat dan timur Pangandaran," terang Undang.

Hasil proses biofil telah memenuhi Standar Baku Mutu Air Limbah Domestik sesuai Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 112 Tahun 2003.

"Penataan wisata merupakan harapan yang sudah diwacanakan sejak lama, kami percaya pembangunan ini direspon positip oleh seluruh warga Pangandaran," papar Undang.
(shf)
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 3,7...
Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Pangandaran Jawa Barat
Pangandaran Raih Penghargaan...
Pangandaran Raih Penghargaan Pembangunan Daerah se-Jawa Barat
Bupati Pangandaran Loby...
Bupati Pangandaran Loby Gubernur Jawa Barat Agar Objek Wisata Dibuka
Gempa 5,0 SR Guncang...
Gempa 5,0 SR Guncang Pangandaran Jawa Barat
Di Masa Pandemi Covid-19,...
Di Masa Pandemi Covid-19, Kasus DBD di Jawa Barat Tercatat 10.685
Pangandaran Jadi Contoh...
Pangandaran Jadi Contoh Penanganan COVID-19 di Jawa Barat
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
3 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
3 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved