Antisipasi Rob, Pemkot Jakut Lakukan Cek Pompa di Pesisir Pantai

Selasa, 15 Oktober 2019 - 06:04 WIB
Antisipasi Rob, Pemkot...
Antisipasi Rob, Pemkot Jakut Lakukan Cek Pompa di Pesisir Pantai
A A A
JAKARTA - Mengantisipasi banjir rob di pesisir Jakarta, Pemkot Jakarta Utara melakukan pengecekan sejumlah pompa air. Pengecekan dilakukan agar manajemen air berjalan baik di kawasan itu.

Sebab, bila pompa dapat berjalan baik, maka genangan yang terjadi di pesisir utara dapat dihindari. Air tidak lagi menggenangi kawasan itu. "Kita ingin pompa berjalan baik. Jangan sampai saat datangnya hujan air tidak dapat disedot, kasihan masyarakat," ungkap Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, Senin (14/10/2019).

Dalam kesiapsiagaan menghadapi penghujan, Wawan meminta Sudin rutin melakukan pemantauan, khususnya saluran air. Sebab, sekalipun pompa berjalan baik, tapi tanpa drainase baik maka air tak bisa dialiri dengan baik.

Termasuk, petugas harian lepas (PHL), Wawan meminta monitoring terus dilakukan pihaknya disejumlah titik."Penekanan terhadap kawasan ekonomi dan pemukiman, jangan sampai aktifitas terhambat karena genangan," tuturnya.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara, Adrian Mata Maulana menegaskan, seluruh mesin pompa pengendali air berfungsi normal. Keseluruhannya dapat digunakan jika terjadi luapan air akibat intensitas hujan yang tinggi. (Baca: Jakarta Diguyur Hujan, Hati-hati Banjir Rob)

"Seluruh pompa pengendali air berfungsi normal. Setiap pekannya kita selalu update perkembangan kondisi mesin," ujar Adrian. Dia melanjutkan, saat ini terdapat 19 lokasi rumah pompa pengendali air stasioner dengan total 38 mesin berbagai kapasitas di Jakarta Utara.

Kedua mesin di antaranya sedang dalam perbaikan, yakni satu unit mesin berkapasitas 2.000 liter per detik di Rumah Pompa Pinang, Koja dan satu unit mesin pompa berkapasitas 500 liter per detik di Rumah Pompa Kapuk 3.

"Dua mesin dalam perbaikan hanya tergolong rusak ringan. Hanya butuh penggantian klep saja," ujarnya. Sementara untuk pompa mobile dan portable, dipastikannya terdapat lima mesin berkondisi normal.

Sedangkan enam diantaranya mengalami rusak ringan dan dalam proses perawatan."Untuk pompa mobile dan portable totalnya ada 11 unit. Rata-rata berkapasitas mulai dari 100-400 liter per detik. Seluruhnya berfungsi normal meski ada beberapa pompa yang dalam perawatan," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemkot Jakut Fokus Penanganan...
Pemkot Jakut Fokus Penanganan Banjir di Teluk Gong
Pemkot Jakut Ajak Masyarakat...
Pemkot Jakut Ajak Masyarakat Terlibat Penanganan Banjir
Jelang Musim Penghujan,...
Jelang Musim Penghujan, Pemkot Jakut Serap Informasi dari Warga
Aksi Cepat Tanggap Pemkot...
Aksi Cepat Tanggap Pemkot Jakut Atasi Banjir Kelapa Gading
Antisipasi Banjir, Pemkot...
Antisipasi Banjir, Pemkot Jakut Gerebek Lumpur dan Sampah di Saluran
Antisipasi Banjir, Pemkot...
Antisipasi Banjir, Pemkot Jakut Siagakan 20 Unit Mobil Pompa
Berita Terkini
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
15 menit yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
55 menit yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
9 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
10 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved