Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Pelajari Manajemen Air di Australia

Senin, 07 Oktober 2019 - 21:57 WIB
Gubernur Sulsel Nurdin...
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Pelajari Manajemen Air di Australia
A A A
MELBOURNE - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah mengunjungi Melbourne, Australia untuk mempelajari manajemen air dalam rangka pengembangan modernisasi pertanian di Sulsel

Kunjungan yang dimulai Minggu 6 Oktober 2019 itu dilakukan setelah Nurdin Abdullah mendapat undangan dari Pemerintah Australia melalui Konjen di Makassar.

Rombongan yang didampingi konsul Australia di Makassar Aron Cirbett meninjau Netafim yang merupakan produsen pipa, selang, dan komponen pengairan yang mendukung sistem mekanisasi pertanian, Netafim, Senin (7/10/2019).

Dari sinilah awal mekanisasi pertanian dengan sistem menajemen air yang sangat teratur dan terukur. Air dikelola dan diukur dengan sistem digitalisasi.

"Sumber air dipasok dari bendungan. Kami punya empat bendungan," jelas area sales Manager Netafim, John Poggioli.

Program perpipaan menggunakan GPS, sehingga dapat diketahui dengan segera jika ada kebocoran, dan bisa tingkat kelembaban yang berdasarkan kebutuhan tanaman.

Manager Director Netafim, Levy Schneider menjelaskan, sistem managemen air ini telah mereka kembangkan di India dan Afrika Selatan, yang terkenal krisis air.

Pada tahun pertama program ini berhasil meningkatkan produksi pertanian dengan nilai setara 100 juta dolar AS dan meningkatkan kesejahteraan 27.000 petani setempat.
Di Austalia juga, katanya, minim sumber daya air sehingga harus dikelola dengan baik, melalui program penghematan air.

Dia menjelaskan baru 13% dari total lahan pertanian di dunia yang menggunakan sistem manajemen irugasi tetes. Di dalam sistem ini menyuplai kebutuhan tanaman seperti air, pupuk cair, dan nutrisi.

Nurdin Abdullah mengatakan, di Sulsel dan Indonesia pada umumnya kelebihan sumber daya air, tetapi tidak dikelola dengan baik. Pemprov Sulsel akan menerapkan sistem manajemen pengelolaan air dengan sistem pipanisasi ini dalam program pengembangan jagung pada lahan 200 hektare di Takalar.

Dia menandaskan bahwa sistem manajemen air dalam program pengembangan jagung di Takalar yang di mulai tahun 2019 ini, menjadi tonggak peradaban pertanian modern di Sulsel.
(shf)
Berita Terkait
Nurdin Abdullah Harap...
Nurdin Abdullah Harap Pinrang Jadi Acuan Pertanian dan Perikanan
Lukisan Wajah Nurdin...
Lukisan Wajah Nurdin Abdullah Hiasi Puncak To Tombi Lolai Tana Toraja
Nurdin Abdullah Kirim...
Nurdin Abdullah Kirim Surat Ucapan Ulang Tahun untuk Istri Tercinta
Divonis 5 Tahun Penjara,...
Divonis 5 Tahun Penjara, Nurdin Abdullah Bersiap Banding
Nurdin Abdullah dan...
Nurdin Abdullah dan Tim Kuasa Hukum Masih Berunding soal Upaya Banding
Pimpin Coffee Morning,...
Pimpin Coffee Morning, Nurdin Abdullah Tekankan Kolaborasi Jalankan Program
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
9 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
9 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
10 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
10 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
12 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved