15 Kecamatan di DKI Jakarta Terancam Kekeringan

Jum'at, 27 September 2019 - 01:05 WIB
15 Kecamatan di DKI...
15 Kecamatan di DKI Jakarta Terancam Kekeringan
A A A
JAKARTA - Sebanyak 15 kecamatan di Jakarta masuk dalam kategori awas potensi kekeringan. Untuk mengantisipasi itu, DKI Jakarta siapkan Satuan Tugas (Satgas) Air Bersih Provinsi DKI Jakarta di sejumlah titik.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, musim kemarau panjang membuat sejumlah wilayah di DKI Jakarta mengalami kekeringan. Guna mengantisipasi hal tersebut, DKI membentuk Satgas Air Bersih beranggotakan 1.162 personel gabungan dari berbagai instansi, baik dari unsur Pemerintah maupun non-Pemerintah.

"Kita di Jakarta menghadapi potensi kekeringan air bersih dan tantangan itu harus kita antisipasi sejak dini," kata Anies saat memimpin jalannya Apel Kesiapsiagaan Satgas Air Bersih Provinsi DKI Jakarta, Kamis, 26 September 2019 kemarin.

Anies menjelaskan, tugas pokok Satgas Air Bersih yakni memastikan warga Jakarta mendapatkan pasokan air bersih di tengah kondisi kekeringan yang melanda dengan berbagai cara dan upaya yang legal serta koordinasi lintas instansi.

Anies berpesan agar personel memegang teguh motto siap, tanggap, galang. Siap berarti seluruh personel harus lebih responsif. Tanggap berarti setiap ada masalah langsung dikerjakan, dan Galang berarti mengajak seluruh pihak koordinasi lintas instansi memastikan kebutuhan air bersih warga terpenuhi," ujar Anies.

Berdasarkan data yang bersumber dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), di DKI Jakarta pada musim kemarau panjang ini terdapat 15 kecamatan yang masuk dalam kategori awas potensi kekeringan, dengan indikator lebih dari 61 hari tanpa hujan. 15 kecamatan tersebut adalah Menteng, Gambir, Kemayoran, Tanah Abang, Cilincing, Tanjung Priok, Koja, Kelapa Gading, Penjaringan, Tebet, Pasar Minggu, Setiabudi, Makasar (Kelurahan Halim), Pulogadung, dan Cipayung.

Sementara itu, berdasarkan data PAM Jaya, terdapat 41 kelurahan (15,47%) dari total kelurahan di DKI Jakarta belum terlayani jaringan air PAM dan 11 kelurahan 4,15% dari total kelurahan, di antaranya masuk dalam kategori awas potensi kekeringan. Beberapa kelurahan itu, antara lain Kelurahan Kapuk Muara, Kamal Muara di Jakarta Utara, Pondok Rangon, Munjul, Cilangkap, Setu, Bambu Apus, Ceger, Lubang Buaya, Kebon Pala dan Halim Perdana Kusuma di Jakarta Timur.

Hingga saat ini, terdapat 2 kelurahan yang telah menyampaikan bahwa wilayahnya terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih segera, yaitu Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat dan Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara.
(whb)
Berita Terkait
Warga Jakarta Diimbau...
Warga Jakarta Diimbau Waspada Hadapi Musim Kemarau
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
Anies Lantik 12 Pejabat...
Anies Lantik 12 Pejabat Tinggi di Pemprov DKI
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
Berita Terkini
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
2 jam yang lalu
Cerita Pramono Diledek...
Cerita Pramono Diledek Istri setelah Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
4 jam yang lalu
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter
6 jam yang lalu
Kabar Duka, Ketua DPRD...
Kabar Duka, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved