Update Gempa Ambon: Korban Tewas Bertambah Jadi 20 Orang

Kamis, 26 September 2019 - 18:49 WIB
Update Gempa Ambon:...
Update Gempa Ambon: Korban Tewas Bertambah Jadi 20 Orang
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah terbaru korban gempa bumi berkekuatan 6,8 Skala Richter (SR) sebanyak 20 orang.

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Kapusdatinmas) BNPB Agus Wibowo menjelaskan, hingga pukul 18.00 WIB total korban meninggal dunia mencapai 20 orang yang tersebar di beberapa titik. Di Batu Kuda Tial korban meninggal dunia sebanyak 3 orang.
Update Gempa Ambon: Korban Tewas Bertambah Jadi 20 Orang

Di Lembah Agro ada 3 korban tewas, yakni bayi bernama Nanlohi meninggal, serta dua orang dewasa yakni Narti dan Frans Masi. Di Desa Liang ada 6 korban meninggal, yakni Halimah Samual, La Na'i, Wa Ona, Anisa Maruapey, Hamid Laisou dan cucu Hasam Laisou.

Sementara di Desa Waai An ada 3 warga yang meninggal, yakni Tine Tuasela, Semi Kadidu dan Minggus Souhoka. Begitu juga di Desa Waisamu, Kabupaten Seram Bagian Barat ada 3 korban meninggal, yakni Hj Sansia, Aditya dan Johan. Sedangkan dua orang korba meninggal lainnya belum teridentifikasi. (Baca juga: Gempa Bumi 6,8 Skala Richter Guncang Ambon, Warga Panik Berhamburan)

Agus menambahkan, 6 orang mengalami luka ringan di Kampung Iha Desa Liang, sekitar 100 orang luka-luka akibat gempa di Desa Liang, dan 1 orang Luka Berat di Desa Waisama Kabupaten Seram Bagian Barat.

Selain itu, kerasnya guncangan gempa mengakibatkan sejumlah rumah dan sarana prasarana mengalami kerusakan. "Di Dusun Tanah Merah, Negeri Liang, Kabupaten Maluku Tengah, sebanyak 20 unit rumah rusak sedang, 8 unit rumah rusak berat," kata Agus dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.

Kondisi yang hampir sama terjadi di Kampung Iha, Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah. "Sebanyak 25 unit rumah rusak sedang hingga berat, 1 masjid rusak ringan, MTs rusak ringan," paparnya.

Saat ini, lokasi pengungsian berada pada 3 titik, yakni di lahan kosong dan masjid. "Pengungsi diperkirakan kurang lebih 2.000 jiwa," ujarnya. (Baca juga: Gempa Ambon, Bangunan Universitas Pattimura Rusak)

Agus menjelaskan bahwa kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi berupa terpal, tenda pengungsi, Makanan bayi, makanan dan minuman bagi pengungsi, obat-obatan, pampers untuk bayi, pembalut untuk wanita, air mineral, makanan instan, selimut, matras, tikar, alat penerang (lampu atau senter), tandom air dan MCK, trauma healing untuk anak-anak, bayi dan remaja.
(shf)
Berita Terkait
Tsunami Setinggi 80...
Tsunami Setinggi 80 Meter Pernah Menerjang Ambon Tahun 1674
Gempa Susulan Magnitudo...
Gempa Susulan Magnitudo 5,6 Guncang Tanimbar, Dirasakan hingga Ambon
Gempa M6,0 Guncang Ambon,...
Gempa M6,0 Guncang Ambon, Tidak Berpotensi Tsunami
Selasa Dini Hari Maluku...
Selasa Dini Hari Maluku Diguncang Gempa Bermagnitudo 5.2
Gempa M5,5 di Ambon...
Gempa M5,5 di Ambon Akibat Aktivitas Subduksi Laut Banda
Gempa Bumi Rusak 230...
Gempa Bumi Rusak 230 Rumah di Kabupaten Selayar
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved