Pemprov Jabar Komitmen Dalam Pencegahan Korupsi

Selasa, 24 September 2019 - 16:28 WIB
Pemprov Jabar Komitmen...
Pemprov Jabar Komitmen Dalam Pencegahan Korupsi
A A A
KOTA BANDUNG - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat berkomitmen dalam pencegahan korupsi. Hal itu terlihat dari penilaian Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK RI via Monitoring Centre for Prevention (MCP) Jabar yang mencapai 56 persen pada September 2019.

"Penilaian KPK untuk Provinsi Jawa Barat 56 persen. Di atas rata-rata nasional tingkat pelaporannya," kata Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum usai menghadiri Rapat Koordinasi Progress Rencana Aksi Korsupgah dan MCP di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (24/9/19).

"Pencegahan korupsi di Provinsi Jawa Barat ini kami lakukan semaksimal mungkin,” imbuh Uu.

Ada delapan OPD yang masuk area intervensi MCP, yakni BPKAD, Bappeda, Biro Organisasi Setda Prov. Jabar, Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Prov. Jabar, BPSDM, DPMPTSP, dan Dinas Pendidikan.

Menurut Uu, pelaporan yang dibuat kedelapan OPD tersebut sudah berjalan dengan baik. Maka itu, dia pun optimistis tingkat pelaporan dan pengawasan OPD di lingkungan Pemdaprov Jabar akan terus membaik. Pun demikian dengan penilaian dari Korsupgah KPK RI kepada Pemdaprov Jabar.

"Jadi, kami yakin Desember 2019 ini dinas-dinas yang sudah diintervensi KPK akan mencapai kualitas 70 persen," katanya.

"Kami pun beritikad dengan baik. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, insyaallah, akan berusaha bersih dari korupsi," tambahnya.

Uu juga meminta semua OPD di lingkungan Pemdaprov Jabar untuk berhati-hati dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Hal itu dilakukan untuk menghindari segala bentuk peluang korupsi dan potensi pungli.

Guna meningkatkan pencegahan korupsi, kata Uu, perlua ada komitmen dari semua pihak. Dia pun memastikan Pemdaprov Jabar di bawah kepemimpinannya dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil berkomitmen dalam pencegahan korupsi.

"Jadi, intinya jangan sedikit pun melaksanakan korupsi di Jawa Barat. Karena KPK memantau sekecil apapun itu," katanya.

"Kita memperbaharui niat, harus ada niat bersama. Insyaallah saya dan Kang Emil (Gubernur Jawa Barat) untuk tidak melakukan pelanggaran, termasuk pelanggaran korupsi, termasuk komitmen dari bapak dan ibu juga," ucap Uu mengakhiri.
(atk)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
1 jam yang lalu
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
2 jam yang lalu
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
3 jam yang lalu
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
4 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
4 jam yang lalu
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
11 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved