Silaturrahim Habib Umar bin Hafidz, MDHW Serukan Gerakan Nahdlotul Qulub

Sabtu, 21 September 2019 - 16:33 WIB
Silaturrahim Habib Umar...
Silaturrahim Habib Umar bin Hafidz, MDHW Serukan Gerakan Nahdlotul Qulub
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW) mengadakan Forum Pertemuan para Da'i, Akademisi dan Tokoh Nasional dengan tema "Sinergi Cinta untuk Membangun Kemaslahatan Umat". Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara PB MDHW bersama Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Majelis Al Muwasholah Baina Ulama Almuslimin dan Majelis Jalsah Ad-duat.

Dilaksanakan di gedung UTC kampus A Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun Jakarta Timur.Hadir dalam acara tersebut AlHabib Umar bin Hafidz dari Yaman, Syiekh Dr. Osama AlAzhari dari Mesir Habib Prof Said Aqiel Hussein AlMunawwar, Habib Ahmad bin Salim Jindan. Sementara Rektor UNJ diwakili oleh Dr. Dianta Sebayang.

Selain itu juga dihadiri puluhan habaib dari Majelis Al-Muwasholah dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon serta sekitar 500 undangan yang terdiri dari tokoh-tokoh nasional, Akademisi, para Da'i dan para ustad se-Jabodetabek.

Dalam sambutannya Sekretaris Jenderal Majelis Dzikir Hubbul Wathon Hery Haryanto Azumi menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya diberikan kesempatan menyampaikan pidato pengantar dalam Silaturrahim Habib Umar bin Hafidz bersama tokoh nasional, para dai dan akademisi di UNJ.

Hery juga menyampaikan perlunya Gerakan Nahdlotul Qulub di seluruh dunia agar umat Islam fokus kepada gerakan perbaikan moralitas dan mental. Menurutnya, gerakan itu yang akan memberikan peluang lebih besar bagi umat Islam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan negaranya. Karena umat Islam hidup di berbagai masyarakat dan negara yang beragam, sehingga bentuk pengabdian dan integrasinya berbeda-beda.

"Gerakan yang harus kita lakukan adalah gerakan moral, gerakan Nahdlatul Qulub, kebangkitan jiwa dan perbaikan akhlak dan kualitas sumber daya manusia muslim di seluruh dunia," tandas Hery dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/9/2019).

Menurut Hery, moralitas dan akhlak Islam harus menerangi dunia yang tengah mengalami krisis ini. Dan itu dapat dicapai dengan perbaikan hati dan moral secara terus menerus. Umat Islam harus bersikap pro-aktif dalam dialog dan kerjasama antar peradaban (ta’aruf al-hadharat) pada setiap tingkatan dan wilayah masing-masing.

"Dialog dan kerjasama adalah kunci peradaban yang lebih baik, dengan itu akan tercipta kedamaian dan kerukunan universal yang menjadi tujuan bersama," tambah Hery yang juga mantan ketua umum PB PMII ini.

Sementara itu AlHabib Umar bin Hafidz dalam pidatonya yang diterjemahkan oleh Habib Ahmad Salim Jindan menyampaikan, bahwa umat Islam harus mencintai saudara sebangsanya baik muslim maupun non muslim (ahlil ahdi wad dzimmi). Kecintaan sesama Muslim harus selalu dijaga. Sesama Muslim tidak boleh menyakiti dan memprovokasi sehingga terjadi konflik yang mengakibatkan kematian atau korban nyawa. Apalagi itu disebabkan oleh justifikasi/fatwa agama atau pikiran.

"Pemahaman agama yang benar akan menyebabkan sikap yang benar terhadap masyarakat dan negaranya," ungkap Habib Umar.

Selain itu Habib Umar berwasiat agar umat Islam meneladani akhlak Rasulullah SAW. Akhlak Rosululloh tetap mulia terhadap musuh-musuh yang berusaha membunuh dan mematikan perjuangan Islam. Bahkan Nabi Muhammad SAW mendoakan musuh-musuhnya agar mendapatkan petunjuk dari Alloh SWT.

Sedangkan Dr. Usama AlAzhari dari Mesir menyampaikan perlunya gerakan moral untuk mencintai tanah air di manapun umat Islam berada. Hal itu beriringan dengan perbaikan kualitas sumber daya umat Islam. Sehingga umat Islam mampu memberikan kontribusi terhadap peradaban manusia.

Dia juga mempertegas, bahwa umat Islam harus memperkuat kecintaan dan solidaritas sesama Muslim pada saat tanggung jawab kepada masyarakat dan negaranya bertumbuh.

"Tanah Air adalah salah satu aspek penting yang harus dijaga dan dipertahankan oleh umat Islam. Kita semua berjuang agar tidak ada perang dan kelaparan di muka bumi ini," kata Syeikh Azhari.
(mhd)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
34 menit yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
1 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
9 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
12 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
12 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
14 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Mohamed bin...
6 Alasan Mohamed bin Zayed Investasi Rp532,6 T untuk Ras Al Hekma Mesir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved