Pikap Seruduk Rumah Warga di Kebon Jeruk, 2 Penghuni Luka Serius
Senin, 16 September 2019 - 20:32 WIB
Pikap Seruduk Rumah Warga di Kebon Jeruk, 2 Penghuni Luka Serius
A
A
A
JAKARTA - Irma (30) dan anaknya Najma (6), warga Jalan H Thohir, RT 10/RW 04, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengalami lukas serius setelah rumah yang mereka tempati tiba-tiba dihantam mobil pikap, Senin (16/9/2019) siang.
Rumah yang berada di pinggir jalan raya itu tampak hancur setelah diseruduk mobil pikup yang dikemudikan SU (35). Kejadian ini membuat Najwa bercucuran darah, sementara Irma tak sadarkan diri. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit.
Pantauan SINDOnews, kondisi rumah tampak berantakan. Beberapa puing masih berserakan di bagian depan rumah. Tembok sudah berlubang bekas hantaman mobil pikap.
Saksi mata, Fauzi (60), mengataka, saat itu mobil pikcap dengan Nopol E 8840 PS secara tiba tiba menabrak rumah yang dihuni Irma. Kuat dugaan SU baru belajar mengendarai mobil. Ia kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak rumah warga.
“Mobil berwarna hitam itu melaju dari sebuah lapak barang bekas yang ada di seberang kanan lokasi kejadian,” kata Fauzi di lokasi.
Selang beberapa menit menabrak rumah, lanjut Fauzi, rumah langsung rubuh dan menimpa dua penghuninya. Najma tertimpa plafon yang membuat hidungnya berdarah, sementara Irma jatuh pingsan. "Langsung kami bawa ke rumah sakit. Sekarang masih di UGD,” timpal Fauzi.
Terpisah, Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Erick Sitepu membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan saat ini kasusnya sudah ditangani Unit Laka Lantas Satlantas Jakarta Barat. “Sempat diamankan di Polsek tapi dilimpahkan ke Unit Laka Lantas,” ucapnya.
Hasil pemeriksaan sementara, diketahui sopir pikap negatif narkoba. Hal itu setelah pihaknya melakukan tes urine terhadap SU.
Rumah yang berada di pinggir jalan raya itu tampak hancur setelah diseruduk mobil pikup yang dikemudikan SU (35). Kejadian ini membuat Najwa bercucuran darah, sementara Irma tak sadarkan diri. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit.
Pantauan SINDOnews, kondisi rumah tampak berantakan. Beberapa puing masih berserakan di bagian depan rumah. Tembok sudah berlubang bekas hantaman mobil pikap.
Saksi mata, Fauzi (60), mengataka, saat itu mobil pikcap dengan Nopol E 8840 PS secara tiba tiba menabrak rumah yang dihuni Irma. Kuat dugaan SU baru belajar mengendarai mobil. Ia kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak rumah warga.
“Mobil berwarna hitam itu melaju dari sebuah lapak barang bekas yang ada di seberang kanan lokasi kejadian,” kata Fauzi di lokasi.
Selang beberapa menit menabrak rumah, lanjut Fauzi, rumah langsung rubuh dan menimpa dua penghuninya. Najma tertimpa plafon yang membuat hidungnya berdarah, sementara Irma jatuh pingsan. "Langsung kami bawa ke rumah sakit. Sekarang masih di UGD,” timpal Fauzi.
Terpisah, Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Erick Sitepu membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan saat ini kasusnya sudah ditangani Unit Laka Lantas Satlantas Jakarta Barat. “Sempat diamankan di Polsek tapi dilimpahkan ke Unit Laka Lantas,” ucapnya.
Hasil pemeriksaan sementara, diketahui sopir pikap negatif narkoba. Hal itu setelah pihaknya melakukan tes urine terhadap SU.
(thm)