Gubernur Jabar Ridwan Kamil: Gerakan Antihoaks untuk IRT Perlu Dibangun

Sabtu, 14 September 2019 - 16:52 WIB
Gubernur Jabar Ridwan...
Gubernur Jabar Ridwan Kamil: Gerakan Antihoaks untuk IRT Perlu Dibangun
A A A
KOTA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta kepada organisasi kewanitaan Aisyiyah untuk membuat gerakan antihoaks. Hal tersebut bertujuan untuk memberantas hoaks atau berita bohong yang beredar, khususnya di media sosial.

"Saya titip dalam 4 tahun ke depan bangun gerakan antihoaks untuk kalangan ibu-ibu. Dan motor penggeraknya adalah Aisyiyah Jabar. Kita jadikan Jabar provinsi paling tabayun se-Indonesia," kata Emil –sapaan Ridwan Kamil—saat memberi sambutan dalam Milad Aisyiyah ke-105 dan Milad TK ABA ke-100 di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (14/9/19).

Menurut Emil, gerakananti hoaks, khusunya di kalangan ibu rumah tangga, penting dilakukan. Karena berdasarkan survei yang dia terima, 40 persen warga Indonesia tidak bisa membedakan berita benar dengan hoaks.

"Mohon maaf hasil surveynya kebanyakan yang sering meneruskan berita hoaks adalah kalangan ibu-ibu," katanya.

Jika gerakan tersebut berhasil, Emil optimistis masyarakat Jabar akan lebih produktif. Sebab, masyarakat Jabar tidak perlu membahas informasi bohong yang berpotensi memicu konflik. Apalagi, masyarakat Jabar rata-rata mengoperasikan gawai mencapai 4 jam setiap hari.

Untuk memberantas berita bohong atau hoaks, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar telah meluncurkan Jabar Saber Hoaks (JSH).

"4 jam sehari adalah jumlah waktu yang dihabiskan warga Jabar dengan mengoperasikan gawai. Dan hasil surveinya, 4 jam itu tidak dipergunakan itu tidak produktif,” ucapnya.

"Saya yakin kalau berhasil tidak akan ada lagi berita provokasi atau berita bohong dan nanti waktu kita akan fokus pada hal yang produktif seperti membangun ekonomi, pesantren dan lainnya," tambahnya.

Pemimpin Aisyiyah Jabar, Ia Kurniati, mengatakan bahwa organisasinya sudah seharusnya menjalin hubungan dengan Pemdaprov Jabar. Menurutnya, pihaknya akan segera menggelar rapat internal untuk merealisasikan gerakan anti hoaks.

"Aisyiyah tidak hanya mengusung wacana program saja, tapi melakukan karya nyata karena itu kami akan bermitra baik dengan Pemprov Jabar," katanya.

Aisyiyah sendiri sudah memiliki 245 cabang di 27 kabupaten/ kota se-Jabar, 730 pimpinan di tingkat kelurahan dan desa, 220 TK ABA, 4 SD, 2 SMP, 1 SMA, 1 Perguruan Tinggi Stikes Aisyiyah dan 1 SLB di Tasikmalaya. Dari banyaknya lembaga pendidikan tersebut tergambar geliat pergerakan Aisyiyah di seluruh pelosok Jabar termasuk di bidang keagamaan dan hukum.

"Kami memiliki berbagai gerak kegiatan dakwah dan amal usahanya selalu hadir di setiap permasalahan negeri ini terutama di Jabar," katanya.
(akn)
Berita Terkait
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Pj. Bupati Bandung Barat...
Pj. Bupati Bandung Barat Terima Penghargaan Siddhakarya dari Pemprov Jawa Barat
Pemprov Jawa Barat Antisipasi...
Pemprov Jawa Barat Antisipasi Gelombang Kedua COVID-19
Hyundai Beri Bantuan...
Hyundai Beri Bantuan untuk Penanggulangan COVID-19 di Jabar
5 Warga Indramayu Terkonfirmasi...
5 Warga Indramayu Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pelacakan Kontak Dilakukan
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Yolanda Mambu Dorong APBD Parigi Moutong Prorakyat
33 menit yang lalu
Pembunuh Sadis Pengemudi...
Pembunuh Sadis Pengemudi Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka
47 menit yang lalu
Pemkot Tangsel Bangun...
Pemkot Tangsel Bangun 3.280 PJU, Benyamin Davnie: Agar Aktivitas Masyarakat Aman
49 menit yang lalu
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
2 jam yang lalu
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
2 jam yang lalu
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved