Dampak Kemarau, Sungai dan Sumur di Sulut Mengering

Selasa, 10 September 2019 - 13:25 WIB
Dampak Kemarau, Sungai...
Dampak Kemarau, Sungai dan Sumur di Sulut Mengering
A A A
MANADO - Dampak kemarau tahun ini mulai dirasakan masyarakat di beberapa daerah di Sulawesi Utara (Sulut). Daerah aliran sungai yang selama ini airnya melimpah mulai surut. Sumur-sumur yang biasanya tak pernah kehabisan air kini mulai mengering.

Tak hanya di Kotamobagu yang mengalami krisis air, di Minahasa Utara (Minut) bahkan Manado pun terdampak kekeringan. "Sumur di rumah saya airnya sudah sedikit. Dalam sehari hanya bisa mengambil sekali kalau pagi. Itu juga tidak lama paling lima menit sudah habis," kata Halimah dan Henny, warga Perumahan Permata Klabat, Kecamatan Talawaan, Minut.

Berkurangnya debit air juga dirasakan di beberapa perumahan di Manado. Bahkan beberapa kawasan perumahan di Kecamatan Mapanget yang selama ini dikenal airnya melimpah juga sudah surut.Sumur milik warga di Manado juga mengalami hal serupa. Air sumurnya sudah terbatas.

"Ini baru kali pertama air sumur bisa habis. Padahal biasanya meski diambil dengan pompa air berjam-jam tak pernah habis. Sekarang baru 30 menit sudah tak ada airnya. Harus menunggu lagi berjam-jam," tutur Camad, warga Dendengan Dalam, Paal Dua, Kota Manado.

Ancaman surutnya air juga tak hanya terjadi di sumur-sumur warga tapi juga daerah aliran sungai yang ada di beberapa tempat airnya sudah menyusut dan kondisinya dangkal.

Terpantau air di daerah aliran sungai di Manado juga mengering. Ini bisa dilihat dari jembatan Miangas, jembatan Megawati, jembatan Kairagi, jembatan Kilu dan jembatan samping Indogrosir Mapanget airnya surut dan dasarnya sudah kelihatan.

"Airnya sudah berkurang. Nda lama so kering," kata Haris, warga Kombos.

Mengeringnya air ini juga bisa dilihat di sungai kecil dan selokan di beberapa perumahan. Seperti perumahan Citraland, Kilu Permai, Kelapa Gading, Perumnas, Permata Klabat dan hampir semua perumahan di Mapanget, Paal 2, Perkamil, Malalayang dan lainnya.
(rhs)
Berita Terkait
Pekan Ketiga Juni Sulut...
Pekan Ketiga Juni Sulut Masuki Musim Kemarau, Warga Diimbau Lakukan Mitigasi
Musim Kemarau di Jabar...
Musim Kemarau di Jabar Diprediksi April-Mei 2024, Wilayah Utara Lebih Dulu
Musim Kemarau, Perhutani...
Musim Kemarau, Perhutani Bandung Utara Waspada Ancaman Kebakaran
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Sungai Batanghari Surut...
Sungai Batanghari Surut Akibat Kemarau, Munculkan Pulau Berpasir
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
Berita Terkini
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
20 menit yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
38 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
55 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved