Samsat Jakut Manfaatkan Ganjil Genap untuk Cek Pajak Kendaraan Bermotor

Senin, 09 September 2019 - 13:44 WIB
Samsat Jakut Manfaatkan...
Samsat Jakut Manfaatkan Ganjil Genap untuk Cek Pajak Kendaraan Bermotor
A A A
JAKARTA - Unit Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) Samsat Jakarta Utara memanfaatkan sistem ganjil genap 2019 guna mendongkrak pendapatan pajak kendaraan bermotor. Petugas turut mengecek masa pajak pada setiap kendaraan roda empat yang diberhentikan.

Kepala BBN-KB Samsat Jakarta Utara, Robert L Tobing mengatakan, pihaknya sengaja turut mengambil peran dalam pemberlakuan sistem ganjil genap 2019 di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara. Petugas diikutsertakan dalam setiap aktifitas penindakan tilang yang dilakukan aparat Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara.

"Jadi petugas kami ikut serta dalam penindakan yang dilakukan aparat kepolisian. Mengecek masa pajak yang tertera pada STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan)," kata Robert, saat ditemui di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (9/9/2019).

Jika masa pajak kendaraan habis, dijelaskannya petugas Samsat akan mengarahkan pemilik kendaraan untuk segera membayar pajak kendaraan tersebut. Apalagi kantor Samsat Jakarta Utara pun bertepatan berada di ruas yang diterapkan sistem ganjil genap 2019.

"Kami harapkan dengan adanya kerja sama dengan aparat Pemda, kepolisian, dan TNI ini penunggak pajak kendaraan bisa diarahkan untuk ke mengurus perpanjangan pajak di Samsat Jakarta Utara," jelasnya.

Melalui cara seperti ini, dia berharap dapat mengoptimalkan pendapatan pajak kendaraan di Jakarta Utara yang ditargetkan tahun ini mencapai Rp1,5 triliun.

Hingga Agustus 2019 lalu, realisasi pendapatan pajak kendaraan Jakarta Utara telah mencapai 68 persen. Pihaknya pun optimis pendapatan pajak kendaraan pajak tahun ini kembali melampaui target seperti tahun sebelumnya.

"Selain cara ini, kami juga melakukan cara lain guna menggedor pendapatan pajak kendaraan. Mulai dari melayangkan surat hingga door to door ke kediaman penunggak pajak kendaraan," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menerapkan sistem ganjil genap di 25 ruas jalan, termasuk Jalan Gunung Sahari, Pademangan.

Tak hanya penilangan bagi pelanggar, petugas pun turut mengapresiasi penumpang transportasi umum dengan memberikan sepucuk bunga mawar karena dianggap telah berkontribusi dalam mengurangi polusi udara di DKI Jakarta.
(ysw)
Berita Terkait
Dukung Penerapan Ganjil...
Dukung Penerapan Ganjil Genap, Transjakarta Sesuaikan Jadwal Layanan Mulai 6 Juni
Jalur Ganjil-Genap di...
Jalur Ganjil-Genap di DKI Jakarta Diperluas, Ini 25 Titiknya
Catat! 25 Ruas Jalan...
Catat! 25 Ruas Jalan Ganjil Genap Diberlakukan Tilang Mulai Hari Ini
Volume Kendaraan Naik...
Volume Kendaraan Naik 6,25 Persen, Jakarta Kaji Perluas Ganjil Genap di 25 Ruas Jalan
Ganjil Genap Berlaku...
Ganjil Genap Berlaku di 25 Ruas Jalan Mulai Hari Ini, Cek Aturannya
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
2 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
4 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
6 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
6 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
6 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
7 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved