Soal Pemotongan Kabel Optik, Dinas Bina Marga: Sudah Beritahu Apjatel

Jum'at, 06 September 2019 - 12:43 WIB
Soal Pemotongan Kabel...
Soal Pemotongan Kabel Optik, Dinas Bina Marga: Sudah Beritahu Apjatel
A A A
JAKARTA - Pemotongan kabel serat optik yang dilakukan Pemprov DKI di Jalan Raya Cikini, Jakarta Pusat menuai protes. Sementara Dinas Bina Marga DKI Jakarta berdalih sudah memberitahu pemotongan tersebut ke Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel).

Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) sendiri tidak terima atas pemotongan kabel di sejumlah ruas jalan Cikini yang dilakukan tanpa pemberitahuan dan tidak ada koordinasi proses eksekusi. Sehingga, muncul keluhan pelanggan atas jaringan internet khususnya di Cikini dan Kemang Raya.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menangkis tudingan Apjatel, menurutnya pihaknya telah memberitahukan bahwa adanya proyek ini sejak Januari, bahkan mengundang Apjatel untuk rapat bersama.

"Jadi artinya sebenarnya mereka juga mengerti. Cuma kadang saya juga maklumi, dia ada yang minta waktu mundur. Cuma saya kan dikejar waktu. Desember harus selesai. Kalau mundur-mundur terus nanti Desember nggak selesai, saya yang kena," kata Hari di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Hari pun menuturkan, jauh sebelum pemotongan pihaknya pihaknya sempat memberikan dispensasi bagi operator yang telah meminta kelonggaran waktu, sekitar dua bulan sebelum pemutusan kabel. (Baca: Potong Kabel Fiber Optik Sepihak, Apjatel: Kami Akan Somasi Pemprov DKI )

Ketika masa dispensasi tersebut, Hari pun mengaku tetap melakukan rapat bersama dan sosialisasi dari Wali Kota kepada para operator di kisaran Maret dan April 2019.

"Sampai waktu injury time, kita kan harus mulai ngecor itu, ngecor trotoarnya. Kita sudah bongkar dan buat manhole segala macam, ya sudah deadline. Turun tidak turun, saya potong. Nah, akhirnya ada yang sudah turun ada yang belum. Yang ketinggalan ya, resiko dia," ungkapnya.

Menurut Hari, pihak pemprov telah menyediakan tempat kabel serat optik tersebut di bawah tanah dan terus berkomunikasi terkait hal-hal teknis untuk memfasilitasi para operator.

Adapun terkait rencana somasi yang akan dilayangkan Apjatel, Hari mengatakan bahwa hal tersebut merupakan resiko keterlambatan merelokasi asetnya sendiri.
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
4 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
6 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
6 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
6 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
7 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
7 jam yang lalu
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved