Percepat Kemajuan Pembangunan, Jayapura Dibagi 4 Wilayah

Senin, 02 September 2019 - 09:43 WIB
Percepat Kemajuan Pembangunan,...
Percepat Kemajuan Pembangunan, Jayapura Dibagi 4 Wilayah
A A A
SENTANI - Guna mempercepat kemajuan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Jayapura membagi wilayah menjadi empat wilayah pembangunan. Pembagian berdasarkan karakteristik wilayah, kesamaan sosial budaya, ketersediaan potensi sumberdaya alam, dan penyebaran sumberdaya manusia.

Pembagian wilayah pembangunan di Kabupaten Jayapura sudah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya dan terus dipertahankan dan dilanjutkan oleh pemerintahan Bupati Mathius Awoitauw. Bedanya dulu wilayah pembangunan Kabupaten Jayapura masih meliputi sebagian wilayah Mamberamo Raya, Sarmi dan Keerom.

Tapi tiga wilayah ini sekarang telah dimekarkan menjadi kabupaten sendiri. Sehingga sekarang wilayah pembangunan di Kabupaten Jayapura tinggal empat wilayah pembangunan saja.

Pembagian empat wilayah pembangunan di Kabupaten Jayapura didasarkan pada karakteristik wilayah, kesamaan sosial budaya, ketersediaan potensi sumberdaya alam, dan penyebaran sumberdaya manusia.

Berikut ini empat wilayah pembangunan di Kabupaten Jayapura: Wilayah pembangunan satu, yaitu meliputi wilayah Dofonsoro, wilayahnya meliputi empat distrik, yaitu Distrik Sentani Timur, Sentani, Ebungfauw, dan Distrik Waibu.

Prioritas pembangunan di wilayah satu ini meliputi bidang tujuh bidang pembangunan, yaitu pusat pemerintahan, perdagangan dan jasa, bandar udara, pariwisata, industri kecil dan industry rumah tangga, kehutanan serta bidang pembangunan perikanan darat dan danau.

Wilayah pembangunan dua, yaitu wilayah pesisir pantai Teluk Tanah Merah, yang wilayahnya meliputi lima distrik, yaitu Distrik Raveni Rara, Depapre, Sentani Barat, Yokari dan Distrik Demta.

Prioritas pembangunan di wilayah dua ini meliputi enam bidang pembangunan, yaitu pengembangan pelabuhan peti kemas, perikanan laut, pariwisata, industri, pertambangan dan bidang pembangunan kehutanan.

Wilayah pembangunan tiga, yaitu wilayah Grime, yang wilayahnya meliputi enam distrik, yaitu Distrik Kemtuk, Kemtuk Gresi, Gresi Selatan, Nimboran, Nimbokrang dan Distrik Namblong.

Prioritas pembangunan di wilayah Grime ini meliputi lima bidang pembangunan, yang meliputi bidang pembangunan pertanian skala rakyat, peternakan skala rakyat, perkebunan (Program Agropolitan) skala rakyat, pertambangan, dan bidang pembangunan industri.

Wilayah pembangunan empat, yaitu wilayah Nawa, yang wilayahnya melingkupi empat distrik, yaitu meliputi Distrik Unurum Guay, Yapsi, Kaureh dan Distrik Airu.

Prioritas pembangunan di wilayah Nawa ini meliputi tujuh bidang pembangunan, yaitu kehutanan, perkebunan skala besar, pembangunan listrik tenaga air, pertanian skala besar, peternakan skala besar, prasarana transportasi, dan bidang pembangunan industri.

Di empat wilayah pembangunan itu, masing-masing memiliki sumber daya alam yang berbeda dan sangat kaya. Oleh karena itu, dalam pengembangannya harus dilakukan oleh masyarakat adat sendiri agar bisa sejahtera di atas tanahnya sendiri.

Untuk mewujudkannya, Mathius Awoitauw sejak terpilih menjadi Bupati Jayapura pada Juli 2012 lalu, langsung mendeklarasikan kebangkitan masyarakat adat di Kabupaten Jayapura. Tujuannya agar masyarakat adat ikut terlibat dalam proses pembangunan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan pembangunan hingga penikmatan hasilnya.

“Karena selama ini, pemerintah tidak pernah memberikan ruang bagi masyarakat adat untuk berpartisipasi dalam berbagai program pembangunan. Pikiran-pikiran masyarakat adat tidak terakomodasi dalam setiap perencanaan pembangunan. Masyarakat adat yang memiliki hak ulayat dan rakyat yang ada di situ, tidak dianggap dan menjadi bagian dalam proses pelaksanaan pembangunan,” ujar Mathius Awoitauw, dalam keterangan tertulis Minggu (1/9/2019).
(akn)
Berita Terkait
PKK Kabupaten Jayapura...
PKK Kabupaten Jayapura Salurkan Bantuan Terkena Dampak Covid 19
Penyuluh Pertanian Lapangan...
Penyuluh Pertanian Lapangan Wajib Dampingi Petani Dikampung
Bupati Jayapura: Ibadah...
Bupati Jayapura: Ibadah di Zona Merah Tetap Ditiadakan
Jayapura Vaksinasi 24...
Jayapura Vaksinasi 24 Orang yang Penuhi Syarat
Bupati Mathius: Milik...
Bupati Mathius: Milik Pemerintah, Wisma Atlet Tetap digunakan
Kukuhkan Pengurus FKUB,...
Kukuhkan Pengurus FKUB, Bupati Jayapura Harap Bisa Terus Bersinergi dengan Pemerintah
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved