Bank DKI Guyur 6 RSUD Rp93 M, Pastikan Pelayanan BPJS Berjalan Lancar

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 16:56 WIB
Bank DKI Guyur 6 RSUD...
Bank DKI Guyur 6 RSUD Rp93 M, Pastikan Pelayanan BPJS Berjalan Lancar
A A A
JAKARTA - Bank DKI menyalurkan bantuan berupa Kredit Supply Chain Financing (SCF) senilai Rp93 miliar kepada enam RSUD di Jakarta. Bantuan ini diberikan sebagai layanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan di Jakarta agar tetap berjalan dengan baik.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini, mengatakan, RSUD yang memiliki fungsi pelayanan publik sudah barang tentu memerlukan dukungan lembaga keuangan demi kelancaran kegiatan operasional rumah sakit. Hal itu agar mereka mampu memberikan layanan kesehatan kepada warga DKI Jakarta dengan baik dan tidak terhambat.

"Karena itu, menjadi suatu kebanggaan dan kehormatan bagi Bank DKI untuk dapat memberikan jasa perbankan dalam bentuk Supply Chain Financing yang pada hari ini diawali dengan enam RSUD dan RSKD di DKI Jakarta," ujar Herry Djufraini, di kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jalan Kesehatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (30/8/2019) .

Herry menuturkan, kredit ini akan dimanfaatkan untuk pembiayaan tagihan piutang klaim kepada BPJS Kesehatan. Bank DKI akan membayar tagihan klaim fasilitas kesehatan setelah tagihan diakseptasi oleh BPJS. Mengenai limit pembiayaan, nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penyedia fasilitas kesehatan.

"Dengan pengelolaan cash flow yang lebih baik, sejumlah RSUD tersebut diharapkan dapat memberikan layanan kesehatan terbaik kepada masyarakat," ungkap Herry.

Sementara itu, dalam acara yang sama, Kepala Dinas Kesehatan DKI, Widyastuti, mengatakan, penandatanganan kredit SCF merupakan mitigasi Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya masalah pada cash flow (aliran uang) di rumah sakit milik DKI Jakarta.

"Bila itu terjadi, maka kita harapkan dengan adanya bantuan kredit ini layanan kesehatan kita tidak terganggu. Kita tahu, bahwa BPJS Kesehatan melalui program JKN ada sedikit kendala pencairan. Sehingga kita perlu antisipasi ke depannya," kata Widyastuti.

Widyastuti menekankan, kredit SCF sifatnya sepeti dana talang atau dana cadangan. Dana baru dapat digunakan ketika RSUD atau RSKD membutuhkan. Jika tidak, dana tersebut akan tetap berada di Bank DKI.

"Semoga dengan ini dapat memberikan jaminan kepada warga DKI agar tidak khawatir bila terjadi masalah pada BPJS Kesehatan. Karena sudah ada jaminan dari Pemprov DKI dengan Bank DKI, bahwa pelayanan kesehatan terap akan berjalan dengan baik," pungkasnya.

Penandatanganan perjanjian kredit dilakukan oleh Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi bersama para direktur keenam RSUD, disaksikan Kepala BPKD DKI Jakarta Edi Sumantri, dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti.

Adapun rumah sakit yang menerima bantuan kredit SCF yakni RSKD Duren Sawit senilai Rp5 miliar, RSUD Budhi Asih Rp15 miliar, RSUD Koja Rp20 miliar, RSUD Pasar Rebo Rp18 miliar, RSUD Tarakan Rp15 miliar, dan RSUD Cengkareng Rp20 miliar.
(thm)
Berita Terkait
Warga Jakarta Catat,...
Warga Jakarta Catat, Ini Layanan Kesehatan Gratis yang Diberikan Pemprov DKI
Puskesmas Expo 2022,...
Puskesmas Expo 2022, DKI Ingin Layanan Kesehatan Berbasis Digital Merata di Indonesia
Ini 5 Jaminan Layanan...
Ini 5 Jaminan Layanan Kesehatan yang Ditanggung Pemprov DKI Jakarta
Dinkes DKI Buka Layanan...
Dinkes DKI Buka Layanan Kesehatan Gratis Libur Nataru di 4 Terminal
Layanan Kesehatan Homecare...
Layanan Kesehatan Homecare Lorong ke Lorong
Tim Perahu Sehat Pulau...
Tim Perahu Sehat Pulau Bahagia Hadirkan Layanan Kesehatan ke Pulau-Pulau Terpencil
Berita Terkini
Kemenham Kecam Tewasnya...
Kemenham Kecam Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali: Dorong Anak Korban Dapat Perlindungan Negara
16 menit yang lalu
Ketua RT Terima Laporan...
Ketua RT Terima Laporan Ada Orang Pingsan di Tempat Sutrimo Tergeletak
30 menit yang lalu
Olah TKP Pria Meninggal...
Olah TKP Pria Meninggal Dunia Diduga Karumga Febrie, Polisi Bawa Bantal hingga Motor
2 jam yang lalu
Tragis! Di Bali, Pria...
Tragis! Di Bali, Pria Tewas Dikeroyok Hanya Gara-gara Dituduh Curi Ayam
3 jam yang lalu
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
4 jam yang lalu
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
5 jam yang lalu
Infografis
Bos Bank BCA: 6 Bulan...
Bos Bank BCA: 6 Bulan Terakhir Banyak Nasabah Makan Tabungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved