Lepas Ekspor Sarang Burung Walet Bea Cukai Juanda Dukung Akselerasi Ekspor

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 15:50 WIB
Lepas Ekspor Sarang...
Lepas Ekspor Sarang Burung Walet Bea Cukai Juanda Dukung Akselerasi Ekspor
A A A
SIDOARJO - Dalam menjalankan salah satu fungsi utama Bea Cukai, yakni melindungi masyarakat, industri dalam negeri dan kepentingan nasional melalui pengawasan dan/atau pencegahan masuknya barang impor dan keluarnya barang ekspor yang berdampak negatif dan berbahaya yang dilarang dan/atau dibatasi oleh regulasi, Bea Cukai kerap melaksanakan penindakan atas upaya penyelundupan satwa dilindungi yang hendak dibawa ke luar wilayah Indonesia.

Hal ini pula yang membuat Bea Cukai menjalin kerja sama yang baik Balai Besar Karantina Pertanian dalam menangani ekspor komoditas pertanian seperti yang tercermin dalam keikutsertaan Plt. Kasubsi Layanan Informasi Bea Cukai Juanda, Suantono dalam pelepasan ekspor sarang burung walet milik CV. Perdana Jaya Bojonegoro dan CV. Jagatreejatra Surabaya di Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, Kamis (29/8/2019).

Kedua perusahaan tersebut telah melakukan ekspor ke beberapa negara salah satunya adalah Hong Kong.

Suantono menjelaskan Sarang Burung Walet (SBW) adalah hasil dari burung walet yang sebagian besar berasal dari air liur yang berfungsi sebagai tempat untuk bersarang, bertelur, menetaskan dan membesarkan anak. Sarang burung walet memerlukan proses lebih lanjut sebelum dikonsumsi atau produk pangan belum siap saji.

“Beberapa hal yang membuat sarang burung walet banyak peminatnya adalah kandungan asam amino esensial dan nonesensial yang merupakan bagian penting sel atau jaringan terutama syaraf, otak, hati, jantung kelenjar tubuh, dan juga berfungsi memperbaiki metabolisme tubuh manusia. Sarang burung walet termasuk jenis makanan eksotis sekaligus lezat. Selain untuk hidangan lezat, secara tradisional bahan sarang burung walet dikonsumsi untuk memulihkan kondisi tubuh. Sarang burung walet dalam pengobatan Cina tidak hanya dikonsumsi sebagai makanan kesehatan, namun memberikan rasa kelezatan bagi yang mengkonsumsinya,” jelasnya.

Indonesia merupakan negara produsen Sarang Burung Walet terbesar di dunia setelah Thailand, Vietnam, Singapura, Myanmar, Malaysia, India dan Srilanka. Total produksi sarang burung walet Indonesia ± 80 persen dari seluruh produksi dunia dengan produksi rata-rata lebih dari 1.200 ton per tahun.

Volume ekspor terbesar adalah sarang burung walet putih yang dihasilkan oleh Collocalia fuciphagus dan sarang burung walet hitam yang dihasilkan oleh Collocalia maximus. Ekspor sarang burung walet melalui Bandara Internasional Juanda, selama ini ke-17 Negara yaitu (Cina, Hong Kong, Taiwan, Amerika Serikat, Australia, Vietnam, Singapura, Kanada, Tailand, Macau, Jepang, Malaysia, Denmark, Korea, Meksiko, Jerman, Taipeh).

“Hong Kong merupakan salah satu negara tujuan ekspor sarang burung walet dan ekspor ke Hong Kong mempersyaratkan Health Certificate dari Indonesia. Berdasarkan data ekspor Sarang Burung walet yang melalui Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya dan diproses kepabeanan melalui Kantor Bea Cukai Juanda pada tahun 2018 sebanyak 3.108 kali, dengan volume 353 Ton. Sedangkan pada tahun 2019 (sampai dengan bulan Agustus) dengan frekuensi 2.004 kali dan volume 216 Ton,” tutur Suantono.

Data eksportasi sarang burung walet ke Hong Kong pada periode Januari sampai Agustus 2018 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 ada kenaikan sebesar 25 persen (Kenaikan dari 101 Ton menjadi 122 Ton).

“Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Juanda menunjukkan dukungannya dalam akselerasi ekspor dalam rangkaian Agro Gemilang (Ayo Galakkan Ekspor Generasi Milenial Bangsa). Sektor pertanian/peternakan khususnya ekspor sarang burung walet menyumbang nilai devisa negara yang lumayan tinggi. Harapannya banyak bermunculan generasi milenial yang berperan mendukung ekspor sektor pertanian/peternakan (non migas),” pungkas Suantono.
(alf)
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Berita Terkini
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
24 menit yang lalu
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
31 menit yang lalu
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
42 menit yang lalu
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
42 menit yang lalu
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
56 menit yang lalu
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
1 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved