Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Lokasi di Bogor Diterjang Longsor
Kamis, 29 Agustus 2019 - 12:23 WIB
Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Lokasi di Bogor Diterjang Longsor
A
A
A
BOGOR - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor pada Rabu 28 Agustus 2019 petang membuat sejumlah lokasi di Kota/Kabupaten Bogor diterjang longsor. Berdasarkan data diperoleh, hujan yang terjadi sejak pukul 15.30 WIB itu membuat dua unit rumah di Desa Tajurhalang, Cijeruk, Kabupaten Bogor terkena longsor. Akibat kejadian itu, tujuh warga dari dua kepala keluarga mengungsi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Yani Hasan menyebutkan, bencana itu terjadi akibat curah hujan tinggi di wilayah Bogor yang cukup deras merata.
"Selain di Cijeruk, longsor juga terjadi di Kecamatan Rumpin, tepatnya di Jembatan Paranje, Kampung Tegal, Desa Cibodas, akibatnya ruas jalan naris terputus, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," katanya di Bogor, Kamis (29/8/2019).
Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan asesment dibeberapa titik lokasi kejadian. "Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor masih dilokasi dan segera melakukan kaji cepat sebagai upaya penanggulangan bencana," katanya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan, di Kota Bogor peristiwa longsor juga mengancam akses jalan warga Jalan Sempur RT 03/RW 01 Kelurahan Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor terputus.
"Penyebab kejadian akibat hujan dengan intensitas deras yang mengguyur wilayah tersebut. Dilokasi Tersebut sebelumnya sempat terjadi longsor, kejadian kemarin itu merupakan longsor susulan dengan tinggi 3 m dan panjang 3 m ini mengancam jalan warga sekitar. Longsoran awal terjadi dengan tinggi 3 m dan panjang 30 m," kata Juniarti.
Tak hanya itu, menurutnya, longsor juga menerjang Kelurahan Sukadamai, Tanah Sareal. Di lokasi tersebut tepatnya di Kampung Situpete RT 01/RW 06 longsor membuat Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 5 meter dengan lebar 3 meter juga mengancam mengancam akses jalan warga tiga RW.
"Assessment sudah dilakukan oleh tim TRC BPBD, bahkan kita sudah melakukan pemasangan tanda bahaya longsor dilokasi kejadian, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," katanya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Yani Hasan menyebutkan, bencana itu terjadi akibat curah hujan tinggi di wilayah Bogor yang cukup deras merata.
"Selain di Cijeruk, longsor juga terjadi di Kecamatan Rumpin, tepatnya di Jembatan Paranje, Kampung Tegal, Desa Cibodas, akibatnya ruas jalan naris terputus, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," katanya di Bogor, Kamis (29/8/2019).
Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan asesment dibeberapa titik lokasi kejadian. "Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor masih dilokasi dan segera melakukan kaji cepat sebagai upaya penanggulangan bencana," katanya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan, di Kota Bogor peristiwa longsor juga mengancam akses jalan warga Jalan Sempur RT 03/RW 01 Kelurahan Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor terputus.
"Penyebab kejadian akibat hujan dengan intensitas deras yang mengguyur wilayah tersebut. Dilokasi Tersebut sebelumnya sempat terjadi longsor, kejadian kemarin itu merupakan longsor susulan dengan tinggi 3 m dan panjang 3 m ini mengancam jalan warga sekitar. Longsoran awal terjadi dengan tinggi 3 m dan panjang 30 m," kata Juniarti.
Tak hanya itu, menurutnya, longsor juga menerjang Kelurahan Sukadamai, Tanah Sareal. Di lokasi tersebut tepatnya di Kampung Situpete RT 01/RW 06 longsor membuat Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 5 meter dengan lebar 3 meter juga mengancam mengancam akses jalan warga tiga RW.
"Assessment sudah dilakukan oleh tim TRC BPBD, bahkan kita sudah melakukan pemasangan tanda bahaya longsor dilokasi kejadian, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," katanya.
(mhd)