Sinergi Bea Cukai Makassar Dalam Musnahkan Barang Ilegal

Rabu, 28 Agustus 2019 - 11:43 WIB
Sinergi Bea Cukai Makassar...
Sinergi Bea Cukai Makassar Dalam Musnahkan Barang Ilegal
A A A
MAKASSAR - Bea Cukai Makassar musnahkan 3.692 barang impor illegal yang berasal dari barang kiriman pos dan barang bawaan penumpang pada Kamis (22/8/2019) lalu. Pemusnahan dilakukan di Kantor Bea Cukai Makassar dan turut hadir Kepolisian, TNI, PT. Pos Indonesia dan instansi pemerintah lainnya.

Pemusnahan dilakukan mengingat barang-barang tersebut tidak memenuhi ketentuan barang larangan pembatasan dan surat penetapan pembayaran bea masuk, cukai dan pajak yang tidak dilunasi. Pemusnahan dilakukan setelah status barang ditetapkan sebagai barang milik negara dan telah disetujui dilakukan pemusnahan oleh pengadilan.

Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Gusmiadirrahman, mengatakan barang-barang yang masuk dari luar negeri melalui Kantor Pos dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin harus melalui serangkaian pemeriksaan. Jika ada aturan yang dilanggar, petugas akan langsung menahannya.

“Barang yang ditahan ini jelas melanggar aturan. Pada periode semester II Tahun 2018 saja sudah cukup banyak seperti ini. Kami akan tetap mengawasi dan tidak akan memberikan keringanan pada pihak yang melakukan pelanggaran,” ujar Gusmiadirrahman.

Barang yang dimusnahkan antara lain 84 buku, 73 sextoys, 13 obat, 50 bibit tanaman, 4 kosmetik, 390 suplemen, serta beberapa jenis barang lainnya dengan total 33 jenis barang.

“Dari sisi nilai harga dan jumlah kerugian negara terhadap barang yang akan dimusnahkan ini memang tidak besar, namun lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wujud dari pelaksanaan fungsi bea cukai sebagai community protector yaitu melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang illegal dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan perekonomian negara serta kesehatan masyarakat,” Lanjut Gusmiadirrahman.

Kegiatan ini merupakan bukti sinergi yang baik yang dilakukan oleh Bea Cukai Makassar dengan instansi pemerintah lainnya baik di pusat maupun di daerah, dimana dengan sinergi ini diharapkan pada akhirnya juga bisa menjadi pesan positif ke masyarakat luas yang berkegiatan dalam bidang kepabeanan untuk mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
(atk)
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Berita Terkini
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
26 menit yang lalu
Oknum Polisi di Jateng...
Oknum Polisi di Jateng Siksa Perempuan, Korban Disiram Air Keras hingga Dicekoki Narkoba
56 menit yang lalu
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
1 jam yang lalu
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
12 jam yang lalu
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
12 jam yang lalu
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
12 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved