Revisi SOP Ambulans, Dinkes Tangerang Akui Kurang Empati

Senin, 26 Agustus 2019 - 15:30 WIB
Revisi SOP Ambulans,...
Revisi SOP Ambulans, Dinkes Tangerang Akui Kurang Empati
A A A
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dan jajarannya harus belajar lagi tentang empati kepada korban dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr Liza Puspadewi.

"Dengan adanya kasus ini, mudah-mudahan akan mempertajam empati kami. Sehingga kami bisa melayani masyarakat dengan profesional," kata Liza kepada wartawan saat menggelar jumpa pers di kantornya, Senin (26/8/2019).

Dijelaskan dia, empati terhadap korban di dalam setiap pelayanan, terkait juga dengan jam terbang pegawai yang bersangkutan. Namun, dia tidak menyalahkan pegawai itu.

"Puskesmas memberikan layanan langsung terhadap masyarakat. Selain pelayanan kesehatan yang profesional, diperlukan juga empati yang lebih baik," sambungnya.

Dilanjutkan Liza, setiap harinya pegawai puskesmas di Kota Tangerang berhadapan dengan sekitar 1.000 pasien, dengan jumlah kunjungan rata-rata berkisar 100-200 orang.

"Empati ini memang lebih kepada perasaan. Itu lebih kepada pengalaman, usia dan bagaimana kami memberikan pelajaran kepada tenaga kesehatan," pungkasnya. (Baca juga: Buntut Ambulans Dilarang Bawa Jenazah, Dinkes Tangerang Revisi SOP )

Sebelumnya diberitakan, petugas kesehatan di Puskesmas Cikokol melarang pemakaian mobil ambulans untuk mengangkut jenazah bocah korban tenggelam di Cisadane.

Petugas itu berdalih, mobil ambulans bukan untuk membawa mayat. Tetapi untuk membawa pasien yang sakit, karena dalam mobil itu banyak perlengkapan medisnya. (Baca juga: Tak Diberi Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong Ayahnya )

Akibat penolakan itu, pihak keluarga bocah tenggelam membawa pulang anggota keluarganya dengan berjalan kaki. Peristiwa ini pun langsung mendapat sorotan publik.

Tidak hanya itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pun langsung memerintahkan kepada Dinkes Kota Tangerang agar langsung merevisi Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang ambulans.
(mhd)
Berita Terkait
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Minta Pemkot Perbaiki Layanan Kesehatan
Tingkatkan Layanan Kesehatan,...
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemkot Tangerang Akan Jadikan Puskesmas Menjadi RS Tipe D
Warga Keluhkan Lambannya...
Warga Keluhkan Lambannya Bantuan dari Pemkot Surabaya
Camat Bekasi Selatan:...
Camat Bekasi Selatan: ICHC Berikan Layanan Kesehatan Terbaik untuk Masyarakat
Permudah Layanan Kesehatan,...
Permudah Layanan Kesehatan, Pemkot Surabaya Luncurkan Program R1N1
Rekan Indonesia Sebut...
Rekan Indonesia Sebut Pemkot Jaksel Belum Peduli Masalah Kesehatan
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
5 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
6 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
7 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
7 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
8 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
8 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved